Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Ini Teknologi Korut Pencipta Tsunami Besar di Korsel-Jepang!
    Insight News

    Ini Teknologi Korut Pencipta Tsunami Besar di Korsel-Jepang!

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa24 Maret 2023Updated:24 Maret 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Korea Utara tengah menguji coba drone nuklir bawah laut yang bisa memicu tsunami radioaktif berskala besar. Menurut klaim pemerintah setempat, drone nuklir mampu meledakkan lautan.

    Drone super canggih itu dinamai ‘Haeil’ yang artinya ‘tsunami’ atau ‘gelombang besar’. Drone ini dirancang untuk menyerang anggota militer musuh di area perairan dan pinggir pantai.

    “Misi nuklir bawah laut sebagai senjata strategis digunakan untuk operasi angkatan laut. Senjata ini bisa menghasilkan tsunami radioaktif skala besar untuk menghancurkan tim musuh,” kata laporan dari media pemerintah Korea Utara (KCNA), dikutip dari BusinessInsider, Jumat (24/3/2023).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Media yang dikuasai pemerintah itu menambahkan, drone nuklir itu bisa dijalankan dari berbagai pelabuhan dan area pinggir pantai.

    Saat ini, drone tersebut tengah dites di area pinggir pantai bagian timur Korea Utara, tepatnya di Honwon Bay, pada pekan ini. KCNA menuliskan, kekuatan dan kapabilitas senjata nuklir ini telah terkonfirmasi.

    Menurut laporan lembaga non-profit Nuclear Threat Initiative, Korea Utara juga punya 2 senjata misil bawah laut yang mampu menghasilkan ledakan yang menjangkau area Korea Selatan dan Jepang.

    Pengumuman soal nuklir bawah laut ini menyusul pemberitahuan bahwa AS dan Korea Selatan akan melakukan latihan gabungan selama 11 hari, mulai 13 Maret mendatang.

    Presiden Korea Utara, Kim Jong Un, mengatakan latihan militer gabungan tersebut merupakan upaya AS untuk melunturkan stabilitas regional. Laporan KCNA menuliskan bahwa latihan tersebut merupakan ‘aksi yang menyinggung’.


    Innovation Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.