Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Pinjol Syariah Apakah Lebih Aman? Simak Penjelasannya!
    Insight News

    Pinjol Syariah Apakah Lebih Aman? Simak Penjelasannya!

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa15 Maret 2023Updated:19 Maret 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, CNBC Indonesia – Selain punya fintech konvensional, Indonesia juga memiliki beberapa fintech dengan konsep syariah. Salah satunya, fintech syariah tak menggunakan riba dan strukturnya berbeda dari jenis lainnya.

    “Pada dasarnya itu kalau fintech syariah berbisnis sesuai dengan prinsip syariah yang mana tidak kalau dalam pembiayaan tidak mengandung interest atau riba. Strukturnya beda ada yang bagi hasil, jual beli, sewa,” kata Dima Djani, Group CEO Alami, dalam program Profit CNBC Indonesia, Rabu (15/3/2023).

    Hal serupa juga diungkapkan Ronald Yusuf Wijaya, Ketum Asosiasi Fintech Syariah Indonesia (AFSI). Dia menambahkan jika fintech syariah memiliki asal keadilan dan juga dampak sosial di sektor riil.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Konsep syariah berbeda dengan konvesional. Kita konsepnya bagi hasil atau marjin. Bicara tentang syariah investment pada keadilan, dampak sosial di sektor riil. Menyampaikan sebuah produk atau opportunity dalam masyarakat para lender well inform sebelum melakukan investasinya atau di fintech syariah,” jelasnya.

    Ronald menjelaskan jika potensi pasar fintech syariah di Indonesia sangat besar. Yakni bisa terlihat sebagai negara dengan muslim populasi terbesar hingga gerakan hijrah.

    Sementara itu dari aspek regulasi, pihak asosiasi merasa regulator sudah cukup proaktif mendukung fintech syariah untuk menambah jumlah dan penyaluran. Sedangkan dari sisi ekonomi, Ronald mengatakan tren ekonomi syariah jauh lebih tangguh.

    “Langsung berdampak ke masyarakat, ke sektor riil. Jadi landasan bertumbuh baik di tengah badai ekonomi,” ungkap dia.

    Tren positif juga ditunjukkan oleh fintech syariah, meskipun ada ancaman kondisi ekonomi yang tidak pasti dan pandemi Covid-19. Ronald mengatakan pertumbuhannya melonjak 400% dari 2021-2022. Tren positif itu juga diharapkan bisa terus berlanjut, Ronald optimis bisa bertumbuh tiga digit tahun ini.

    “Tren perusahaan besar masuk ke fintech syariah. Harapannya bisa ekosistem lebih baik. Tahun ini kita masih optimis bisa tumbuh 3 digit,” kata Ronald.


    Hitech for better life Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.