Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Mengaku Gagal, Startup ini Kembalikan Duit Patrick Walujo Cs
    Insight News

    Mengaku Gagal, Startup ini Kembalikan Duit Patrick Walujo Cs

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa17 Maret 2023Updated:18 Maret 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – CEO Ternak Uang, Raymond Chin buka-bukaan soal keadaan startup yang ia dirikan. Ia bercerita tentang kendala yang dihadapi dan keputusan perusahaan untuk mengembalikan duit investor, termasuk dari bos Northstar, Patrick Walujo.

    Dalam video Youtube yang dia unggah dalam kanal resminya, dia menceritakan awal mula perusahaannya hingga mendapatkan Rp 40-50 miliar. Ini untuk menuju menjadi platform social investing, tempat pengguna bisa berinvestasi di sana.

    Saat itu, perusahaannya juga sudah berbicara perjalanan menuju profit sehingga berharap bisa bekerja sama dengan perusahaan sekuritas. Mulai dari sana, Ternak Uang bersiap untuk berjalan menuju profitable.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Namun permasalahan muncul setelah rencana pembentukan perusahaan patungan dengan sekuritas batal terjadi. Itu semua juga terjadi bersamaan dengan kejadian tech winter yang terjadi belum lama ini.

    “JV nya enggak jadi. Enggak nyalahin orang lain, harusnya gue lebih pakemin hitam di atas putih. Lebih set ekspektasi kalau deal bisa enggak jadi,” kata Raymond, dikutip Jumat (17/3/2023).

    Mulai dari situ, perusahaan mulai ingin memperbaiki keadaan. Termasuk dengan mengembalikan mayoritas uang para investor Ternak Uang.

    Pada Februari 2022, Ternak Uang mengumumkan investasi tujuh digit dalam dolar AS dari Patrick Walujo, Kinesys Group, dan Alto Partners.

    Menurutnya opsi pengembalian itu juga jauh lebih baik. Sebab ada juga startup yang menghabiskan uang investor bahkan harus membebankan hutang kepada mereka.

    “Balikin mayoritas investor lebih dari 50% itu, lebih dari dari startup lain yang habisin duitnya sampe ada hutang kadang harus ditanggung shareholder,” jelas Raymond.

    Dalam periode itu juga akhirnya Raymond mengaku Ternak Uang seperti kembali ke awal lagi dan menjadi perusahaan independen. Memutuskan untuk ke arah mana perusahaan akan berkembang.

    Bukan hanya itu, Ternak Uang juga harus melakukan down sizing secara besar-besaran. Memangkas ratusan pegawainya menjadi puluhan pegawai, seperti saat awal perusahaan dibangun.

    “Risiko back to zero, aggressively downsizing kurangin karyawan 30 lagi,” ungkapnya.


    Techno for life Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.