Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Hacker Curi Aset Kripto Rp 3 Triliun, Begini Kronologinya
    Insight News

    Hacker Curi Aset Kripto Rp 3 Triliun, Begini Kronologinya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa15 Maret 2023Updated:15 Maret 2023Tidak ada komentar1 Min Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Peretas berhasil menjebol protokol keuangan terdesentralisasi (DeFi) dari layanan Euler Finance. Imbasnya, aset kripto senilai hampir US$200 juta (Rp 3 triliun) berhasil dikantongi para hacker.

    Laporan Bleeping Computer menjelaskan insiden itu mengeksploitasi fitur pinjaman cepat. Sebagai informasi, fitur tersebut menawarkan pengguna untuk bisa mendapatkan pinjaman dalam waktu singkat namun dengan pengembalian yang cepat juga.

    Namun, fitur tersebut memiliki kerentanan yang dimanfaatkan oleh para peretas. Para penyerang meminjam uang dengan jumlah besar tanpa mengembalikannya lagi, dikutip TechRadar, Rabu (15/3/2023).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Menurut laporan tersebut, “penyerang menggunakan eksploitasi yang memungkinkan mereka memanipulasi harga token atau aset di platform selama beberapa detik setelah memegang jumlah yang dipinjamkan. Jadi saat perdagangan selesai akan mendapatkan keuntungan besar”.

    Pelaku berhasil mendapatkan US$87,5 juta dalam bentuk token DAI, US$18,5 juta dalam bentuk WBTC, US$33,85 juta dalam USDC dan US$135,8 juta dalam steTH.

    Perusahaan dibalik sistem DeFi itu, Euler Labs mengonfirmasi kejadian itu lewat akun Twitter-nya. Mereka juga telah menggandeng profesional keamanan dan polisi untuk menyelidiki masalah tersebut.

    Menurut beberapa laporan media, dana yang berhasil diambil sedang dalam pantauan. Jadi pelaku akan kesulitan untuk menggunakannya.

    Namun perusahaan analitik blockchain, Elliptic berkata sebaliknya. Beberapa token disebut sudah berhasil lolos dari pengawasan. 



    High Technology Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.