Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»KPPU Australia Selidiki Google-Apple-FB Cs, Monopoli?
    Insight News

    KPPU Australia Selidiki Google-Apple-FB Cs, Monopoli?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa8 Maret 2023Updated:8 Maret 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, CNBC Indonesia – Komisi anti-monopoli Australia mengumumkan rencana pemeriksaan atas ekosistem platform digital seperti Google, Apple, Meta, dan Microsoft. Pemeriksaan digelar karena kehidupan sehari-hari warga Australia dinilai makin “tergantung” kepada layanan perusahaan-perusahaan tersebut.

    Australian Competition and Consumer Commission (ACCC), otoritas serupa KPPU di RI, mengumumkan pemeriksaan tersebut dalam siaran pers pada Rabu (8/3/2023), sebagai bagian dari penyelidikan 5 tahun atas layanan platform digital.

    Menurt ACCC, platform digital seperti Alphabet (Google), Amazon, Apple, Meta (Facebook), dan Microsoft berinvestasi di berbagai sektor dan teknologi, sehingga menciptakan produk dan layanan yang saling terkoneksi.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Bisnis dan konsumen Australia makin bergantung kepada produk dan layanan yang ditawarkan oleh platform digital, karena itu penting untuk memeriksa upaya perusahaan-perusahaan ini memperluas jangkauan mereka,” kata Ketua ACCC Gina Cass-Gottlieb.

    ACCC ingin mencari tahu potensi dampak produk dan layanan yang menggurita tersebut terhadap kompetisi bisnis dan konsumen. Laporan sela akan menyelidiki, antara lain, ekspansi perusahaan tersebut ke penyimpanan cloud dan perangkat smart home.

    Cass-Gotlieb menjelaskan bahwa ACCC akan mengukur seberapa jauh para perusahaan digital memanfaatkan data yang mereka himpun di berbagai layanan tersebut untuk mencegah perusahaan lain ikut masuk dan bersaing di industri serupa.

    “Platform digital besar telah menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari kita, mereka memiliki akses ke segudang basis data serta informasi pribadi lewat ekosistem mereka,” katanya.

    Penyelidikan juga mencakup strategi ekspansi platform digital terkait upaya “memerangkap” konsumen lewat beragam produk yang ditawarkan secara bundling, mengikat, atau ketentuan preferensi – yang mencegah persaingan usaha.




    Techno update Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.