Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»YouTuber Bongkar Pendapatan Sebulan, TikTok Lebih Cuan?
    Insight News

    YouTuber Bongkar Pendapatan Sebulan, TikTok Lebih Cuan?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa7 Maret 2023Updated:7 Maret 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – YouTuber kondang Zach King membongkar pendapatan bulanan dari konten yang ia buat di Shorts, salah satu fitur video pendek mirip TikTok yang ada di YouTube.

    Mulai 1 Februari, YouTube meluncurkan program bagi hasil konten di Shorts yang telah lama ditunggu-tunggu oleh para YouTuber.

    Pada dasarnya, program itu mengumpulkan semua pendapatan yang dihasilkan melalui iklan Shorts, lalu mendistribusikan kembali sekitar setengah dari uang tersebut ke konten kreator. Hitungannya berdasarkan jumlah penayangan, kelayakan, dan lainnya.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Lantas, berapa penghasilan yang bisa didapat YouTuber dari konten Shorts?

    Zach King mengungkap pendapatan yang ia peroleh melalui akun Twitter @zachking dengan menyertakan gambar tangkapan layar (screenshot).

    Dari laporan tersebut, King memiliki jumlah views sebanyak 196,4 juta dan menerima keuntungan sekitar US$2,918 (Rp 44,7 juta)

    Hasil yang didapatkan tidak bisa dikatakan sebagai “keuntungan”. Sebab, per 1.000 views hanya dihitung US$ 0,02 (Rp 306 ) saja.

    Namun, King menilai bahwa pendapatan yang dihasilkan di Shorts jauh lebih menguntungkan ketimbang monetisasi konten di TikTok ataupun Instagram.

    “Bulan pertama di program #YouTubeShorts sudah usai, inilah pendapatan saya. Sebagai konteks, (angka) ini dua kali lebih baik dibanding monetisasi di TikTok dan jauh lebih baik daripada monetisasi di Instagram,” tulis King.

    King berusaha tidak mementingkan bahwa sebenarnya hasil yang ia terima tidak sebanding dengan jumlah views yang ia dapatkan. Ia berusaha melihat dari sisi positif dan optimis bahwa program monetisasi di YouTube bakal tumbuh positif dan menguntungkan YouTuber.

    “Ketika saya melihat (jumlah views) hampir 197 juta per bulan. Saya tidak melihat pendapatan yang saya terima dari platform (YouTube), saya melihat exposure (jumlah konten yang dilihat), CPM (cost per mille) saya, serta biaya yang harus didapatkan” jelas King.

    Ia mengakui bahwa saat ini biayanya sangat rendah jika dibandingkan dengan exposure, itulah mengapa ini bukan tentang berapa yang didapat, tapi ini tentang membangun citra.

    “Dugaan saya adalah monetisasi YT perlahan-lahan akan naik selama bertahun-tahun dan menguntungkan pembuat konten, tetapi keterpaparan dan angka seperti ini akan lebih sulit dicapai” kata dia.



    Techno for life Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.