Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Warga RI Utang ke Puluhan Pinjol, OJK Buka Suara
    Insight News

    Warga RI Utang ke Puluhan Pinjol, OJK Buka Suara

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa28 Februari 2023Updated:1 Maret 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bakal menindaklanjuti masalah masyarakat yang bisa meminjam ke banyak pinjol. Salah satunya dengan melakukan sharing data antar-pemain untuk bisa mengetahui riwayat peminjaman pengguna.

    Diberitakan beberapa waktu lalu, seorang pengguna meminjam hingga ke puluhan pinjol sekaligus. Ini membuat dia tidak bisa melunasi pinjamannya yang menggunung.

    “Fenomena ini kita ketahui sudah cukup lama. Ini bahwa satu peminjam lebih dari satu platform. Tentu saja berdasarkan fenomena yang kita ketahui, kita tidak berdiam begitu saja,” kata Kepala Departemen Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK, Triyono Gani dalam program Profit CNBC Indonesia, Senin (28/2/2023).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Kita membuat Fintech Data Center (FDC). Kita mencoba sharing data antara para pemain, peran dari pengawas dalam hal ini OJK sebagai outsider“.

    Dia menjelaskan FDC digunakan untuk pemain peer-to-peer lendig dapat saling mengecek riwayat pinjaman calon peminjam. Untuk itu, Triyono memberikan beberapa pesan pada platform untuk membangun data center yang kredibel.

    Salah satunya dengan membangun infrastruktur IT yang baik. Ini terkait keamanan, agar platform pinjol tak mudah diakses maupun dibobol.

    “Apa yang harus kita lakukan? Mari kita bangun fintech data center yang kredibel. Mulai dari penyelenggara itu sendiri, mencoba untuk memiliki infrastruktur IT yang baik. Sehingga tidak mudah diakses dan dibobol,” jelasnya.

    Selain itu juga memberikan kontribusi secara proporsional. Triyono menegaskan perlu memegang aturan main yang telah ada.

    “Setelah itu baru kontributor, istilahnya dari kita untuk kita. Oleh karena itu harus mengkontribusikan secara proporsional. Kita ingin mendapatkan data feedback harus kontribusi data semaksimal mungkin. Aturan main kita pegang teguh,” ungkap Triyono.



    Insight for you Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.