Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Karyawan Google-Facebook-Apple Kompak Resign, Pindah ke Sini
    Insight News

    Karyawan Google-Facebook-Apple Kompak Resign, Pindah ke Sini

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa23 Februari 2023Updated:23 Februari 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Para raksasa teknologi bukan hanya kalah soal AI dari ChatGPT. Namun mereka harus menerima kenyataan para karyawannya memilih pindah ke perusahaan yang mendukung chatbot populer itu, OpenAI.

    Data dari LeadGenius dan Punks & Pinstripes mengungkapkan sejumlah karyawan raksasa teknologi yang kini pindah ke OpenAI. Misalnya 200 lebih karyawan dari Alphabet, perusahaan induk Google dan lab riset AI DeepMind.

    Selain itu 59 mantan karyawan Google dan 34 dari Meta juga disebut pindah ke perusahan itu. Dilaporkan pula OpenAI juga memperkerjakan sejumlah orang yang sebelumnya bekerja di Apple dan Amazon.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    CEO Punks & Pinstripes, Greg Larkin menyatakan fakta ini harusnya jadi pengingat bagi para raksasa teknologi. Menurutnya perusahaan besar belum mengoptimalkan investasi pada karyawannya.

    “Bagi banyak orang hal ini berarti mereka jarang melihat karya mereka memiliki dampak yang berarti pada produk inti atau pendapatan perusahaan,” jelasnya, dikutip dari Insider, Kamis (23/2/2023).

    Selain memperkerjakan karyawan, pemimpin tim di OpenAI juga berasal dari para raksasa teknologi dunia itu. Termasuk juga memperkerjakan mantan kepala autopilot Tesla, Andrej Karpathy.

    OpenAI lewat chatbot ChatGPT memang mendapatkan kepopuleran dalam waktu singkat. Bahkan membuat Google dengan cepat ingin mengalahkan perusahaan itu.

    Belum lama ini, Google membuktikan perusahaan ikut dalamp perang AI. Perusahaan meluncurkan chatbot AI bernama Bard berbasis model yang dikembangkan sebelumnya Lamda atau Language Model for Dialogue Applications (model bahasa untuk aplikasi percakapan).

    Microsoft memanfaatkan OpenAI juga untuk masuk dalam perang teknologi tersebut. Perusahaan diketahui memasukkan teknologi serupa pada mesin pencarian Bing.



    Hitech for better life Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.