Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Warga RI Bisa Pakai Internet Satelit Elon Musk, Bayar Segini!
    Insight News

    Warga RI Bisa Pakai Internet Satelit Elon Musk, Bayar Segini!

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa23 Februari 2023Updated:23 Februari 2023Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Starlink, layanan internet satelit dari SpaceX, memperluas layanan mereka secara global. Perusahaan milik Elon Musk itu mengirim email kepada pelanggan yang tertarik dengan layanan Global Roaming yang dirancang bisa digunakan semua negara.

    Dalam email yang dikirim, terlihat biaya langganan Global Roaming dipatok seharga US$200 (sekitar Rp3 juta) per bulan.

    “Anda diundang untuk mencoba layanan Starlink Global Roaming, yang memungkinkan Starlink Anda untuk terhubung hampir dari mana saja di dunia,” kata pesan tersebut, dikutip dari PCmag, Kamis (23/2/2023).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Menariknya, SpaceX mengirimkan pesan tersebut ke setidaknya dua orang yang tinggal di negara-negara tempat Starlink tidak tersedia. Mereka mengatakan bahwa mereka telah menunggu akses Starlink sejak awal 2021.

    “Saya melakukan deposit untuk (Starlink) lebih dari 2 tahun yang lalu dan menerima email ini kemarin,” kata seorang pengguna yang berbasis di Greenland, pasar di luar area layanan Starlink saat ini.

    Calon pelanggan Starlink lainnya, yang menerima tawaran roaming global, mengatakan, “Saya percaya ini adalah cara Starlink untuk membuat orang menggunakan layanan di seluruh dunia, tanpa harus berjuang dengan persetujuan (pemerintah).”

    Di satu sisi harga roaming global yang dipatok, lebih mahal sekitar US$90 jika dibanding dengan paket dasar Starlink rumahan. Paket dasar yang dijual Starlink hanya US$110 per bulan untuk pengguna di AS.

    Terlepas dari harga dan keterbatasan yang lebih tinggi, kedua konsumen yang menerima pesan tersebut telah membayar tingkat roaming global yang baru. Mereka berharap agar Starlink menawarkan upgrade besar atas paket internet.

    Ikut regulasi

    Menanggapi hal ini, Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel) Jerry Mangasas Swandy menjelaskan perlu diskusi lebih lanjut untuk layanan roaming tersebut. Diskusi terkait regulasi dan teknis di industri dengan regulator.

    “Terkait ini perlu diskusi lebih lanjut terhadap regulasi dan teknisnya di industri bersama Kominfo sebagai regulator,” kata Jerry kepada CNBC Indonesia.

    Dihubungi terpisah, Direktur Telekomunikasi Ditjen PPI Kementerian Kominfo, Aju Widya Sari menjelaskan perlu pendalaman atas pengumuman layanan roaming global Starlink. Ini dilakukan terkait penyediaan layanan tersebut dan kewajiban atas ketentuan regulasi di tanah air.

    “Dalam hal Starlink mengumumkan layanan roaming global, diperlukan pendalaman atas penyediaan layanannya dan wajib mengikuti ketentuan regulasi di Indonesia,” kata Aju.

    Aju juga menjelaskan ada dua regulasi terkait layanan roaming atau jelajah. Pertama terdapat pada PM Kominfo Nomor 1 Tahun 2010 tentang Penyelenggaraan Jaringan Telekomunikasi.

    Disebutkan bahwa penyelenggara layanan bisa melakukan layanan roaming dengan kerja sama bersama penyelenggara di negara lain.

    Sementara itu, ketentuan kedua pada PM Kominfo Nomor 24 Tahun 2013 tentang Layanan Jelajah (Roaming) Internasional. Yakni penyelenggara layanan harus memberikan informasi benar, jelas dan transparan soal tarif dan jenis layanan pada para pelanggannya.



    Techno for life Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.