Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Gempa Turki, Teknologi Israel Ini Disebut Penyelamat
    Insight News

    Gempa Turki, Teknologi Israel Ini Disebut Penyelamat

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa14 Februari 2023Updated:15 Februari 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Gempa dahsyat Turki-Suriah bermagnitudo 7,8 telah menewaskan lebih dari 37 ribu jiwa dan meluluhlantakkan lebih dari 5 ribu gedung. Hingga kini, proses evakuasi masih terus berlanjut.

    Laporan dari The Times of Israel mengklaim jumlah korban bisa sedikit diredam berkat teknologi yang diakomodir startup Israel, Carbyne. Teknologi tersebut mengumpulkan data real-time dari lokasi, video, dan pemetaan visual bencana.

    Dengan begitu, tim penyelamat darurat bisa langsung mengevakuasi korban hingga di lokasi terpencil secara lebih efektif dan efisien. Data-data itu dikoordinasikan ke kementerian luar negeri, pertahanan, dan kesehatan Israel, untuk mengirimkan bala bantuan.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Relawan kami yang berada di lapangan menggunakan sistem Carbyne sehingga tim penyelamat bisa menerima data akurat soal lokasi bencana,” kata Zohar Ali, Direktur Teknologi dan Call Center United Hatzalah, organisasi layanan medis darurat berbasis sukarelawan asal Israel.

    “Kami menggunakan kemampuan video yang terpatri pada Carbyne untuk melihat insiden di lapangan, sehingga bisa memberikan konsultasi dan bantuan remot,” ia melanjutkan, dikutip Selasa (14/2/2023).

    Informasi real-time yang dilihat di monitor digunakan oleh relawan darurat untuk berkonsultasi dengan dokter dan tim profesional di Israel mengenai operasi penyelamatan. Pasalnya, Carbyne juga menyediakan fitur live chat sebagai sistem komunikasinya.

    “Kami bersyukur teknologi yang kami buat bisa menolong banyak nyawa di insiden gempa Turki,” kata founder dan CEO Carbyne, Amir Alichai.

    Carbyne adalah startup yang didirikan pada 2014 lalu oleh Alichai bersama dua rekannya. Startup ini telah mengumpulkan pendanaan sebesar US$128 juga. Pada September 2022, Carbyne juga mendapatkan suntikan dana Seri C sebesar US$56 juta yang dipimpin Cox Enterprises dan Hanaco Growth Fund.

    Carbyne mengklaim solusi penyelamatan bencananya telah bekerja sama dengan 120 lembaga dan pemerintah lokal di seluruh dunia.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Teknologi Amerika Dituduh di Balik Gempa Turki, Cek Faktanya!

    (tib)


    Smart your life Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.