Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Teknologi Baru Google Ngeri, Manusia Sudah Tak Dibutuhkan?
    Insight News

    Teknologi Baru Google Ngeri, Manusia Sudah Tak Dibutuhkan?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa10 Februari 2023Updated:10 Februari 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Bos Google Search, Prabhakar Raghavan, membagikan contoh terbaru dari teknologi percakapan AI mereka, Bard. Untuk diketahui Bard adalah aplikasi Google untuk menyaingi chatbot AI dari OpenAI, ChatGPT.

    Dalam presentasi singkatnya Raghavan menunjukkan slide dengan contoh kemampuan baru Bard yang dapat digunakan untuk menampilkan pro dan kontra membeli mobil listrik. Juga untuk merencanakan perjalanan di California Utara.

    “Katakanlah Anda sedang mencari mobil baru, yang cocok untuk keluarga Anda. Bard dapat membantu Anda memikirkan berbagai sudut untuk mempertimbangkan mulai dari anggaran hingga keamanan dan lainnya, serta menyederhanakan dan memahaminya,” kata Raghavan, dikutip dari CNBC Internasional, Jumat (10/2/2023).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Dia menunjukkan slide lain yang menyarankan bagaimana Bard merencanakan perjalanan darat. “Saya pikir perjalanan panjang pertama kita adalah dari San Francisco ke Santa Cruz, dapatkah Anda menyarankan beberapa perhentian di sepanjang jalan?”

    Bard lalu memberikan daftar empat perhentian antara dua lokasi, termasuk Half Moon Bay, Pescadero dan Santa Cruz Beach Boardwalk, dengan kalimat yang menjelaskan masing-masing.

    “Mampir ke Mercusuar Pigeon Point untuk melihat pemandangan yang luar biasa,” kata salah satu deskripsi.

    Contoh terbaru ini datang setelah CEO Google Sundar Pichai mengumumkan teknologi percakapan baru Google Bard yang didukung oleh kecerdasan buatannya dan akan diintegrasikan ke dalam mesin pencariannya, Search.

    Bard kabarnya sedang dalam tahap pengujian dan akan dicoba ke penguji beberapa minggu mendatang sebelum diluncurkan secara luas.

    Namun, laporan juga menunjukkan bahwa Bard, seperti alat AI lainnya, bisa jadi tidak akurat. Iklan baru-baru ini untuk layanan Google menunjukkan Bard menawarkan deskripsi yang salah tentang teleskop yang digunakan untuk mengambil gambar pertama sebuah planet di luar tata surya.

    “Ini menyoroti pentingnya proses pengujian yang ketat, sesuatu yang kami mulai minggu ini dengan program Trusted Tester kami,” kata juru bicara Google tentang iklan tersebut.

    “Kami akan menggabungkan masukan dari eksternal dengan pengujian internal kami sendiri untuk memastikan respons Bard memenuhi standar kualitas, keamanan, dan landasan yang tinggi dalam informasi dunia nyata,” imbuhnya.

    Pichai mengatakan kepada karyawan bahwa perusahaan akan meminta semua pekerja untuk menguji Bard.

    Ini dilakukan karena perusahaan tengah menghadapi tekanan dari investor dan karyawan untuk bersaing dengan ChatGPT, chatbot dari OpenAI yang didukung Microsoft yang mengejutkan publik saat diluncurkan akhir tahun lalu.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Lebih Pintar dari Google, Komputer Ini Ramal Pasar Saham 2023

    (fab/fab)


    Techno update Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.