Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Belum Banyak yang Tahu! Risiko Ngecas Mobil Listrik 100%
    Insight News

    Belum Banyak yang Tahu! Risiko Ngecas Mobil Listrik 100%

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa5 Februari 2023Updated:5 Februari 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Baterai menjadi salah satu komponen termahal di mobil listrik. Karena mahal, tentu menjadi hal yang tidak diinginkan barang ini cepat rusak.

    Ada teknik tertentu jika ingin baterai mobil listrik awet. Teknik ini tidak sulit dan bisa membuat baterai jauh lebih awet asal dilakukan secara konsisten.

    Pemilik dianjurkan menjaga kapasitas baterai tidak kurang dari 40 persen hingga 60 persen selama pemakaian. Sementara untuk pengisian maksimum, kapasitas ideal antara 80% – 90%.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Sebab, pada beberapa model mobil listrik, pengisian daya penuh hingga 100 persen malah bisa membuat baterai cepat rusak.

    Kemudian, untuk menjaga baterai agar tetap baik, Anda perlu membuat jadwal pengisian daya dengan baik.

    Idealnya, pengisian tak perlu dilakukan setiap hari, paling lambat waktu pengisian bisa dilakukan setiap dua hari sekali. Jika lebih dari waktu tersebut, bisa saja terjadi penurunan tegangan dan membuat kondisi baterainya menurun.

    Kemudian, Anda bisa memilih mode pengisian slow charging atau pengecasan normal untuk menjaga usia baterai tahan lama. Meski membutuhkan waktu pengisian lebih lama, setidaknya baterai mobil jadi lebih awet.

    Panduan lain agar baterai tetap awet yakni tidak membiarkan mobil listrik parkir pada tempat terbuka dan dalam waktu lama.Usahakan untuk parkir di tempat sejuk dan hindari lokasi bersuhu tinggi atau terkena sinar matahari langsung.

    Pengaruh panas matahari akan berdampak pada kapasitas dan masa pemakaian baterai mobil.

    Jika memang Anda terpaksa parkir kendaraan di tempat terbuka, sebaiknya lindungi menggunakan cover mobil. Ini akan mengurangi paparan sinar matahari langsung ke bodi, mengutip situs resmi Nissan.

    ***Artikel ini telah tayang di CNN Indonesia dengan judul: Jangan Biarkan Baterai Mobil Listrik Diisi Saat Daya Mau Habis

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Waduh, Mobil Listrik Meledak di Tengah Banjir dan Badai

    (dhf/dhf)


    Techno update Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.