Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»99 Persen Warga RI Kebal Covid-19, Masih Harus Booster?
    Insight News

    99 Persen Warga RI Kebal Covid-19, Masih Harus Booster?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa3 Februari 2023Updated:4 Februari 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Survei serologi antibodi (sero survei) kembali dipaparkan kepada publik. Hasil pada Januari 2023 lalu atau hasil survei ketiga menunjukkan 99% masyarakat Indonesia telah kebal dengan Covid-19.

    “Hasil Januari 2023, beberapa hal utama yaitu proporsi penduduk kadar imunitas SARS-CoV-2 sudah di angka 99%. Juli 98,5% masih tetap tinggi,” kata Kepala Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan (BKPK) Kemneterian Kesehatan, Syarifah Liza Munira dalam press conference hasil survei serologi SARS-CoV-2 Nasional, Jumat (3/2/2023).

    Dia juga menjelaskan level antibodi masyarakat juga meningkat sebanyak 1,5 kali. Pada bulan Januari 2023 berjumlah 3.207 u/ml naik dari 2.095 u/ml pada bulan Juli 2022 lalu.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Dalam hasil survei itu, kadar antibodi tertinggi terlihat pada masyarakat yang telah mendapatkan vaksinasi dosis booster. Selain itu status vaksinasi kadar antibodi meningkat hampir 3 kali setelah melengkapi status dalam satu tahun.

    “Dua hal menarik juga penting kadar antibodi tertinggi ada pada mereka yang sudah melakukan booster,” jelasnya.

    Kemudian hal lain, ketika dilihat mereka dalam satu tahun meningkatkan melengkapi status vaksinasi kadar antobodi meningkat hampir 3 kali”.

    Warga RI Tetap Harus Vaksin Booster

    Untuk itu, Syarifah mengingatkan masyarakat untuk bisa melengkapi dosis vaksinasi Covid-19. Hal ini tetap dilakukan meski hasil sero survei sangat baik.

    “Kita bisa melihat pentingnya melengkapi vaksinasi,” ungkap Syarifah. “Walaupun hasil sero survei kondisi imunitas di atas 1 tahun baik. Kita perlu menkankan dna melengkapi status vaksinasi kita”.

    Dalam kesempatan yang sama Pandu Riono dari tim Pandemi Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) UI menjelaskan kadar yang tinggi dibandingkan 6 bulan lalu. Ini berbeda dengan anggapan banyak orang selama ini.

    “Selama ini orang beranggapan kadar antibodi tiap 6 bulan menurun. Indonesia tidak terjadi. Ada sebagian menurun tapi kecil,” ungkapnya.

    Dia juga mengingatkan masyarakat untuk melengkapi vaksinasi Covid-19 nya. Karena peningkatan kadar antibodi terjadi setelah statusnya ditingkatkan.

    “Jadi tidak perlu vaksin? Perlu. Begitu divaksinasi sekali saja antibodinya naik, dua kali lebih tinggi lagi, di-booster paling tinggi. Ada alasan untuk meningkatkan status vaksinasi,” kata Pandu.

    “Jadi yang belum lengkap, lengkapilah. Belum di-booster, booster-lah”.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Jarak Vaksinasi Covid-19 Terlalu Mepet Bikin Hilang Khasiat?

    (tib)


    Techno for life Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.