Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Tutup JD.ID, Bos JD.com Sempat Kena Semprot Sang Pendiri
    Insight News

    Tutup JD.ID, Bos JD.com Sempat Kena Semprot Sang Pendiri

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa30 Januari 2023Updated:30 Januari 2023Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – JD.com memutuskan untuk menutup platform e-commerce milik mereka JD.ID. Kabar soal rencana penutupan JD.ID sudah lama terendus media. Alasannya, kinerja JD.Com memang tidak terlalu baik bahkan membuat pendiri JD.com Richard Liu turun gunung dan memarahi para petinggi.

    JD.ID telah mengumumkan penutupan permanen pada Maret dan menerima order terakhir pada 15 Februari. Pihak JD.ID mengungkapkan alasan operasional e-commerce dihentikan permanen. Keputusan itu diambil karena JD.com akan berfokus pada pembangunan jaringan rantai pasok lintas negara.

    “Ini adalah keputusan strategis dari JD.com untuk berkembang di pasar internasional dengan fokus pada pembangunan jaringan rantai pasok lintas-negara, dengan logistik dan pergudangan sebagai intinya,” kata Head of Corporate Communications & Public Affairs JD.ID, Setya Yudha Indraswara dalam keterangannya, Senin (30/1/2023).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    SMCP beberapa waktu lalu telah memberitakan rencana JD.com untuk hengkang dari Asia Tenggara. Mengutip sumber, JD.com memilih menarik diri dari pasar Indonesia dan Thailand karena berhadapan dengan lambatnya pertumbuhan penjualan.

    Di kedua negara, JD.com melakukan usaha patungan yakni dengan Provident Capital Partners untuk Indonesia dan JD Central Thailand bersama dengan Central Group.

    Kinerja JD.com yang kurang baik sempat membuat sang pendiri Richard Liu marah besar. Dalam dua pertemuan konferensi video bulan November dan Desember, dia menilai para petinggi JD.com bekerja tidak becus.

    Saat itu, Liu dikabarkan langsung menyebut nama tertentu. Dia juga menggambarkan beberapa orang sebagai pembohong.

    Menurut karyawan JD yang hadir pertemuan bulan Desember, Liu mengatakan soal perombakan manajemen senior. “Liu mengatakan hanya setengah wakil presiden di unit bisnis ritel yang mengatakan yang sebenarnya,” kata karyawan itu, dikutip dari SCMP, Senin (9/1/2023).

    “Unit itu memiliki sekitar 40 wakil presiden, jadi Anda bisa membayangkan tekanan pada mereka.”

    Hal itu juga membuatnya menekan CEO, Li Yayun. Li merupakan chief compliance officer sebelum menjadi kepala JD Digits tahun 2021. Itu terjadi tidak lama setelah membatalkan IPO di tengah regulasi kredit online yang lebih ketat.

    Sebagai informasi, Liu sebenarnya telah berhenti dari sejumlah peran di bisnisnya itu. Namun dia tetap memegang kendali perusahaan dari hak suara dan komite strategis.

    Sementara itu, JD.com memiliki 18 eksekutif yang berada dalam komite eksekutif strategi JD.com. Namun, sumber mengatakan Liu tetap tercatat sebagai orang yang membuat keputusan penting.

    Sejumlah rapat internal Liu juga pernah bocor ke publik. Menurut laporan media lokal Huxiu, pria 49 tahun itu pernah mengkritik para bos selama 1,5 jam.

    Kemarahan Liu kala itu karena mereka menggunakan slide Power Point yang mewah, sebagai cara menutupi ketidakbecusan mereka dalam mengelola bisnis.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    JD.ID Disebut Mau Dijual, Kalah Saing Lawan Tokopedia-Shopee?

    (dem/dem)


    Smart your life Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.