Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Bumi Berhasil Terima Sinyal Dari Ujung Antariksa, Ini Isinya
    Insight News

    Bumi Berhasil Terima Sinyal Dari Ujung Antariksa, Ini Isinya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa28 Januari 2023Updated:28 Januari 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Giant Metrewave Radio Telescope (GMRT) di India berhasil menangkap sinyal dari ujung antariksa. Hasilnya, terungkap gambaran momen awal di alam semesta yang berusia 13,8 miliar tahun.

    Sinyal itu berasal dari cahaya dari atom hidrogen dari jarak yang jauh dan ditangkap teleskop itu. Teleskop menangkap sinyal dari masa lalu, yaitu jarak antara saat cahaya dipancarkan dan terdeteksi di Bumi, mencapai 8,8 miliar tahun.

    “Sebuah galaksi memancarkan sejumlah jenis sinyal radio,” kata kosmolog Arnab Chakraborty dari Universitas McGill Kanada, dikutip dari Science Alert, Jumat (20/1/2023).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Jarak yang tercatat teleskop itu melebihi rekor sebelumnya yang mencapai 4,4 miliar tahun. Sementara itu, Science Alert menuliskan panjang gelombang cahaya dari atom hidrogen yang ditemukan baru-baru ini adalah 21 centimeter.

    “Sampai sekarang hanya bisa menangkap sinyal khusus dari galaksi terdekat, yang membatasi pengetahuan soal galaksi terdekat dengan Bumi,” ujar Arnab.

    Tim peneliti menggunakan lensa gravitasi untuk melakukan pendeteksian sinyal. Ternyata berasal dari galaksi pembentuk bintang bernama SDSSJ0826+5630.

    Lensa gravitasi atau gravitational lensing itu merupakan tempat cahaya yang diperbesar saat mengikuti ruang melengkung. Ruang itu mengelilingi objek besar antara teleskop dengan sumber aslinya.

    Astrofisikawan Nirupam Roy menjelaskan dalam beberapa kasus, sinyal bisa dibelokkan akibat adanya objek yang lebih besar lagi. Salah satu contohnya adalah galaksi lain.

    “Dalam kasus khusus ini, sinyalnya dibelokkan oleh kehadiran benda masif lain, galaksi lain, antara target dan pengamat,” ucap Roy.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Ngeri! Ini yang Terjadi Jika Inti Bumi Dingin & Jadi Padat

    (Arrijal Rachman/ayh)


    Techno update Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.