Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Tsunami PHK Raksasa Teknologi, IBM Mau Pangkas 3.900 Pegawai
    Insight News

    Tsunami PHK Raksasa Teknologi, IBM Mau Pangkas 3.900 Pegawai

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa26 Januari 2023Updated:26 Januari 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Perusahaan teknologi, IBM tengah bersiap melakukan pemangkasan jumlah pegawainya. Kabarnya ini akan berpengaruh pada 3.900 pekerjaan di dalam perusahaan.

    Sebelumnya Bloomberg melaporkan soal rencana PHK ini. CNBC Internasional telah mengonfirmasinya dan menyebutkan efisiensi akan berdampak pada 1,5% karyawan, dikutip Kamis (26/1/2023).

    Rencana PHK ini menambah panjang daftar perusahaan teknologi yang melakukan pemecatan besar-besaran. Sebelumnya sudah ada Google, Meta hingga Twitter yang melakukan hal serupa.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Pendapatan IBM Justru Meningkat

    Sementara itu, dalam laporan kuartal terbaru, pendapatan IBM melebihi estimasi analis. Misalnya saja penghasilannya US$3,60 per saham yang disesuaikan dan pendapatan mencapai US$16,69 miliar.

    Untuk laba mengalami kenaikan sebanyak 16%, yakni tercatat mencapai US$2,71 miliar untuk kuartal kali ini.

    Untuk segmen software, IBM mengantongi pendapatan US$7,29 miliar. Angka itu tumbuh hampir 3% dan di atas dari perkiraan analis sejumlah US$7,12 miliar.

    Pada segmen infrastruktur mendapatkan US$4,48 miliar. Jumlahnya naik hampor 2% dan lebih tinggi dari perkiraan StreetAccount yakni US$4,18 miliar.

    Lonjakan juga terjadi pada pendapatan jajaran komputer mainframe IBM Z Systems. Peningkatan 16% terjadi setelah debtu Z16 pada bulan Mei 2022 lalu.

    Sebelumnya Microsoft menyoroti bisnisnya yang melambat pada Desember lalu. Namun pola tersebut tidak terlihat di IBM, ungkap CEO Arvind Krishna.

    “Saya melihat klien kami memang ingin melakukan pengembangan baru,” ungkapnya.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Video: Badai PHK Kian Nyata, Kini Giliran Amazon!

    (tib)


    High Technology Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.