Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Cerita Gojek Disalip Grab di Kandang Sendiri, Kok Bisa?
    Insight News

    Cerita Gojek Disalip Grab di Kandang Sendiri, Kok Bisa?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa19 Januari 2023Updated:22 Januari 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Data terbaru menggambarkan kompetisi berebut pasar pesan antar makanan berbasis aplikasi sangat sengit. Di Indonesia, Gojek harus rela menempati posisi kedua di bawah pemain regional, Grab.

    Hal tersebut terungkap dalam laporan yang dirilis oleh Momentum Works bertajuk Food Delivery Platform in Southeast Asia (SEA) January 2023.

    Menurut Momentum Works, penduduk Indonesia mengeluarkan hingga US$3,5 miliar (Rp 68 triliun) selama 2022 untuk membeli makanan dan minuman lewat aplikasi. Indonesia adalah pasar terbesar di kawasan Asia Tenggara, yang Gross Merchandise Value bisnis pesan antar online-nya tercatat sebesar US$ 16,3 miliar.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Ironisnya, pemain regional, GrabFood, adalah pemimpin pasar di layanan pesan antar makanan RI yaitu menguasai 49%. Di sisi lain, jagoan lokal GoFood, menikmati kue 44%.

    Indonesia termasuk pasar terbesar di Asia Tenggara, bersama dengan Thailand dan Singapura. Namun demikian, semuanya mencatat total penurunan GMV pada 2022, karena faktor yang berbeda di tiap negara.

    Misalnya, pembukaan kembali Singapura menggeser permintaan layanan makanan kembali ke offline. Sedangkan di Thailand, penarikan subsidi pemerintah setelah Oktober serta banjir di paruh kedua tahun 2022 memainkan peran penting.

    Grab juga menguasai dua pasar terbesar di Asia Tenggara. Di Thailand dengan total GMV US$3,6 miliar, Grab mendominasi 51 persen pasar. Kemudian diikuti dengan Line Man dan Food Panda masing-masing 24 persen dan 16 persen.

    Di Singapura, Grab menguasai 59 persen market share, kemudian diikuti Food Panda dan Deliveroo. Masing-masing 31 persen dan 10 persen.

    Malaysia, Filipina, dan Vietnam menjadi tiga pasar terkecil di Asia Tenggara dalam hal pengiriman makanan online. Namun, kedua negara telah mencatat pertumbuhan yang signifikan, dengan pemain termasuk Grab dan ShopeeFood memperluas penetrasi.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Bos Grab Bicara Nasib Grabfood Saat Pandemi Reda, Ada Apa?

    (dem)


    High Technology Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.