Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Kena Badai Juga, Induk Usaha Google PHK 12 Ribu Karyawan
    Insight News

    Kena Badai Juga, Induk Usaha Google PHK 12 Ribu Karyawan

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa20 Januari 2023Updated:20 Januari 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Induk perusahaan Google, Alphabet, akhirnya masuk dalam badai Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di sektor teknologi. Raksasa teknologi dunia itu mengumumkan memangkas 12 ribu pekerja atau 6% dari jumlah seluruh pegawainya.

    Alphabet mengumumkan hal tersebut pada Jumat (20/1/2023) waktu setempat. Kebijakan ini terjadi secara global dan akan berdampak langsung pada staf di Amerika Serikat (AS).

    PHK di Alphabet terjadi pada seluruh tim, termasuk mereka yang berada di tim perekrutan dan sejumlah fungsi perusahaan, serta beberapa tim teknik dan produk.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Mereka yang terdampak telah dikirimi email oleh Alphabet. Prosesnya mungkin akan lebih lama pada kantornya di sejumlah negara lain karena adanya undang-undang dan praktik ketenagakerjaan masing-masing.

    Dalam memo yang dibagikan kepada Reuters, CEO Sundar Pichai mengatakan perusahaan berkembang pesat selama beberapa tahun terakhir. Untuk keputusannya, dia menyatakan menjadi tanggung jawabnya.

    “Saya bertanggung jawab penuh atas keputusan yang membawa kami ke sini,” kata dia, dikutip dari Reuters, Jumat (20/1/2023).

    Pichai diketahui berusaha keras untuk menghindari perusahaannya melakukan efisiensi, termasuk di antaranya adalah menyicil bonus tahunan pegawai yang seharusnya dibayarkan bulan Januari ini.

    Untuk tahun 2023, karyawan full time akan mendapatkan 80% dari bonusnya. Sementara sisanya akan dibayarkan sekitar bulan Maret atau April mendatang, seperti dilaporkan oleh CNBC Intenasional.

    Untuk pembayaran bulan Januari, Google menyebutnya sebagai uang muka korespondensi pada karyawan. Keputusan itu jadi perubahan untuk transisi dari sistem evaluasi karyawan dan perubahan waktu pada bonus nantinya.

    “Setelah 2023, bonus akan dibayarkan pada bulan Maret,” tulis Google dalam memo.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Masih Penasaran, Ponsel Lipat Google Hadir 2023

    (wia)


    Techno update Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.