Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Rp150 T Lenyap, Bos 3AC Bikin Bursa Kripto Baru Cari Rp380 M
    Insight News

    Rp150 T Lenyap, Bos 3AC Bikin Bursa Kripto Baru Cari Rp380 M

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa18 Januari 2023Updated:18 Januari 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Pendiri Three Arrow Capital (3AC), Su Zhu dan Kyle Davies, dilaporkan membuat bursa kripto baru setelah kehilangan Rp 150 triliun di perusahaan lamanya. Melalui platform bernama GTX, keduanya mencari dana US$25 juta (Rp 380 juta).

    Zhu dan Davies tercatat sebagai bagian dari tim pendiri GTX. Selain mereka, ada dua orang lagi bernama Mark Lamb dan Sudhu Arumugam yang tak lain adalah pendiri CoinFlex.

    CoinFlex juga merupakan perusahaan yang ikut terseret dalam badai keruntuhan kripto tahun lalu. Perusahaan menangguhkan seluruh penarikan bursa per Juni 2022 menyusul investor bitcoin awal Roger Ver mengumpulkan US$84 juta utang pada bursa.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Dalam pitch deck yang dilihat CNBC Indonesia, GTX menuliskan sebagai marketplace publik untuk perdagangan lintas aset. Perusahaan juga menuliskan bisa mendominasi pasar hanya dalam 2-3 bulan setelah platform diluncurkan.

    GTX juga menambahkan, kreditor pada perusahaan bangkrut seperti FTX dapat melakukan trading di platform tersebut. Mereka berjanji akan masuk ke pasar secepatnya pada akhir Februari mendatang.

    Sayangnya, kehadiran GTX tak disambut baik semua orang. Investor dan pedagang kripto, Scott Melker mengecam pitch deck itu dan menyebutnya buruk.

    Dia membandingkan GTX dengan FTX yang gagal. Mereka yang berada di balik GTX disebut ‘mengerjai’ publik.

    “Bayangkan menonton FTX gagal setelah melihat perusahaan Anda sendiri gagal dan kemudian memilih mencoba meluncurkan bursa dan beri nama GTX yang merupakan satu huruf menjadi FTX,” kata Merkel dalam tweet-nya yang dikutip Yahoo News, Rabu (18/1/2023). “Siapapun yang menjalankan simulasi ini suka mengerjai kami”.

    Dia juga menambahkan, ketika GTX diluncurkan, maka semua orang pantas berada di zaman es kripto. “Jika ini diluncurkan kita pantas mendapatkan setiap detik dari zaman es kripto ini,” ucapnya.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Kena ‘Prank’ Binance, Bandar Kripto Rp501 T Terancam Bangkrut

    (tib)


    High Technology Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.