Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»STB Panas dan Stuck, Kenali Penyebabnya!
    Insight News

    STB Panas dan Stuck, Kenali Penyebabnya!

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa17 Januari 2023Updated:17 Januari 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Set Top Box atau STB kini menjadi benda penting di era siaran TV digital. Sebab alat ini bisa membantu masyarakat menikmati siaran TV digital tanpa harus membeli perangkat TV baru.

    Namun ada kalanya STB terasa panas saat digunakan, sehingga timbul rasa khawatir. Menurut Wakil Ketua Bidang Regulasi Asosiasi Gabungan Perusahaan Industri Elektronik dan Alat-alat Listrik Rumah Tangga Indonesia (Gabel) Joegianto, panasnya suatu STB dikarenakan kurangnya perhatian pada komponen pendingin.

    Kurangnya perhatian pada suatu komponen faktornya bisa jadi ke pengaruh harga. Ia menduga 90 persen STB yang cepat panas berasal dari perangkat yang berharga murah.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Saya duga 90 persen yang cepat panas itu, mohon maaf… kalau mau ngejar murah kan setiap penambahan komponen pasti masuk dalam faktor harga. Itu biasanya casingnya dibuat besi, biar agak dingin, kelemahannya body-nya bisa agak nyetrum,” ujarnya kepada CNBC Indonesia, Selasa (17/1/2023).

    Hal senada diungkap Ketua Umum Asosiasi Industri Perangkat Telematika Indonesia (Aipti) Ali Soebroto. Ia menyebut bahwa STB panas terjadi karena desain power supply kurang bagus, sehingga efisiensi atau power supply-nya rendah, dan membuat sebagian daya listrik terbuang menjadi panas.

    Selain itu, Desain sirkuitnya tidak benar sehingga timbul panas berlebihan. Di sisi lain, komponen yang digunakan kurang sesuai peruntukannya, atau berkualitas rendah

    Sementara untuk penggunaan, sebelum dijual STB sudah pasti diuji untuk masa pakainya. Menurut Joegianto, STB yang diproduksi sudah didesain untuk digunakan 24 jam 7 hari tanpa harus ada jeda dimatikan.

    “Setahun pun ga masalah nyala terus, sebelum kita buat itu kan ada uji selama misalnya 30 hari non stop jalan di chamber kita. Jadi kalau sempat ke Kudus itu kita punya chamber pengujian. Sebelum barang ke market kita udah tau kemampuan STB,” terangnya.

    Sedangkan jika ada stuck di screen boot, Ali menduga penyebabnya dan masalah (bug) dalam desain software. Ini bisa terjadi karena kurangnya pengecekan atau verifikasi yang intensif dalam proses pengembangan softwarenya.

    [Dexpert.co.id]

    (tib)


    Smart your life Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.