Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Korupsi Gede-gedean, Raksasa Game China Pecat 100 Karyawan
    Insight News

    Korupsi Gede-gedean, Raksasa Game China Pecat 100 Karyawan

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa17 Januari 2023Updated:17 Januari 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Korupsi kerap menjadi penyebab hilangnya pekerjaan seseorang. Salah satu kasus terjadi di raksasa teknologi China, Tencent.

    Perusahaan dilaporkan memecat lebih dari 100 karyawan, Senin (16/1). Hal ini terjadi karena karyawan-karyawan tersebut melanggar kebijakan perusahaan.

    Beberapa karyawan bahkan dibawa ke polisi dan dinyatakan bersalah atas kasus penyuapan dan penggelapan.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Menanggapi masalah korupsi dan penipuan di dalam perusahaan, Departemen Investigasi Anti-Penipuan Tencent terus memperkuat penumpasan dan menyelidiki serta menangani serangkaian pelanggaran dengan masalah umum,” tulis perusahaan dimuat Channel News Asia (CNA) dan AFP.

    “Jumlah kasus dan personel yang diselidiki dan ditangani sepanjang 2022 meningkat dibandingkan 2021,”

    Tencent diketahui sebagai perusahaan pembuat game top dunia, yang juga memiliki aplikasi populer WeChat.

    Namun per November, terjadi penurunan pendapatan kuartalan untuk kedua kali, secara berturut-turut. Perusahaan sendiri terdaftar di bursa Hong Kong.

    Karyawan yang rata-rata dipecat dan melakukan korupsi berasal dari bagian PCG. Ini bertugas mengawasi konten keluaran raksasa itu, dari berita hingga olahraga dan film.

    “Terutama, satu karyawan dinyatakan bersalah menerima suap dari pegawai non-negara dan dijatuhi hukuman tiga tahun penjara,” ujar perusahaan.

    CEO Pony Ma memang memberi peringatan dalam rapat staf internal Desember. Ia mengatakan bagaimana tingkat korupsi di perusahaan itu “mengejutkan”.

    Sebelumnya, Tencent terpukul oleh tindakan keras regulator Beijing terhadap video game. Di mana otoritas meminta ratusan perusahaan menghapus konten “berbahaya secara politik” dari produk mereka dan memberlakukan pembatasan pada pemain di bawah umur untuk memenuhi tuntutan pemerintah.

    Tetapi Tencent telah menunjukkan tanda-tanda kebangkitan. Harga sahamnya hampir dua kali lipat di Hong Kong sejak 28 Oktober.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Startup Ini Pecat Pegawai Lewat Zoom, 9 Bulan 4 PHK Massal

    (tib)


    High Technology Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.