Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Aplikasi Penguntit Curi Data Puluhan Ribu Pemilik HP Android
    Insight News

    Aplikasi Penguntit Curi Data Puluhan Ribu Pemilik HP Android

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa19 Desember 2022Updated:19 Desember 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Ada banyak aplikasi penguntit yang ternyata mencuri data para pengguna Android. Bahkan salah satu aplikasinya telah diblokir oleh otoritas Amerika Serikat (AS).

    Aplikasi itu disebut stalkeware atau spouseware yang ditanam secara diam-diam dengan ke ponsel seseorang. Biasanya aplikasi digunakan untuk pelacakan keluarga atau pemantauan anak.

    Namun beberapa aplikasi berisiko untuk melakukan kejahatan lebih lanjut dengan data korbannya, seperti KidsGuard, TheTruthSpy, dan Xnspy. Retina-X juga termasuk dalam aplikasi ini, yang pada 2020 ditindak oleh FTC.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Selain itu ada juga SpyFone yang mendorong FTC AS untuk menyelidiki dan melarang aplikasi itu pada 2021 lalu. Bukan hanya aplikasi, namun induk perusahaan Support King dan CEO Scott Zuckerman juga dilarang menawarkan, mempromosikan, atau membantu penjualan dari aplikasi pengawasan.

    Server SpyFone diketahui tidak aman dan mencuri data pribadi pada lebih dari 2.000 ponsel korban, dikutip dariĀ Tech Crunch, Senin (19/12/2022).

    Namun setelah dilarang, Support King dilaporkan terkait dengan aplikasi penguntit lainnya. Bernama SpyTrac, Tech Crunch mencatat aplikasi itu dikelola oleh pengembang yang bekerja untuk Support King.

    Pengembang aplikasi adalah Aztec Labs, yang ternyata juga mengurusi aplikasi penguntit berbahasa Spanyol bernama Espia Movil atau diterjemahkan sebagai Spy Mobile dan juga StealthX Pro.

    Tech Crunch juga menambahkan dari sejumlah data pada server SpyTrac langsung terhubung ke Support King. Salah satunya adalah sekumpulan private keys Amazon Web Services yang memungkinkan akses ke penyimpanan cloud terkait Support King dan GovAssist.

    GovAssist sendiri merupakan situs yang diklaim membantu imigran mendapatkan visa AS dan izin tinggal permanen. Situs ini juga dikelola oleh Zuckerman, bos Suppport King.

    Data Internal SpyTrac juga terkait dengan lisensi SpyFone. Padahal FTC tahun lalu telah memerintahkan Support King menghapus data yang dikumpulkan aplikasi secara ilegal.

    [Dexpert.co.id]

    (npb)


    Smart your life Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.