Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Grab Kencangkan ‘Ikat Pinggang’, Keuangan Kritis?
    Insight News

    Grab Kencangkan ‘Ikat Pinggang’, Keuangan Kritis?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa15 Desember 2022Updated:15 Desember 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Grab mengungkapkan rencana efisiensi atau pemotongan biaya operasional untuk mengatasi latar belakang ekonomi makro yang tidak pasti.

    Hal ini terungkap dalam memo internal dari kepala eksekutif perusahaan yang berbasis di Singapura. Dikutip dari CNA dan Reuters, CEO Grab Anthony Tan mengatakan langkah-langkah tersebut termasuk pembekuan sebagian besar perekrutan, pembekuan gaji untuk manajer senior, dan pemotongan anggaran perjalanan dan pengeluaran.

    Isi memo tersebut dikonfirmasi oleh juru bicara perusahaan. Seperti diketahui, Grab telah mencoba membendung kerugian dengan menutup beberapa unit bisnis tahun ini dan mengurangi pengeluaran untuk insentif. Keputusan ini juga menjadi langkah terbaru dalam rangka menghadapi kondisi yang lebih sulit di tahun 2023.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Grab yang sudah berumur satu dekade memiliki sekitar 8.800 anggota staf pada akhir tahun lalu.

    Bulan lalu, Grab melaporkan kerugian operasi dan mengatakan bisnis pengiriman makanan dan bahan makanan mencapai tiga perempat lebih cepat dari ekspektasi perusahaan.

    Grab dan saingannya seperti PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. di Indonesia mendapat manfaat dari ledakan layanan pesan-antar makanan selama pandemi Covid-19, tetapi pertumbuhan melambat dan bisnis transportasi online belum pulih ke tingkat sebelum pandemi.

    Perusahaan juga terpengaruh oleh kenaikan biaya yang tajam dan pertumbuhan yang tidak terdengar di pasar-pasar utama.

    Dalam memonya, Tan mengatakan Asia Tenggara tidak akan terhindar dari kenaikan harga atau inflasi dan kenaikan suku bunga, serta dampak yang diakibatkannya terhadap pertumbuhan.

    “Grab akan membekukan sebagian besar permintaan pekerjaan terbuka saat ini yang tidak dalam tahap penawaran”, katanya. Masih dalam memonya, dia menambahkan permintaan untuk mengisi peran penting perlu disetujui.

    Dia mengatakan manajer senior tidak akan memenuhi syarat untuk kenaikan gaji dalam penilaian mereka yang akan datang, sementara anggaran perjalanan dan pengeluaran akan dikurangi 20 persen lagi dari panduan terakhir.

    “Tidak satu pun dari keputusan ini yang mudah, tetapi dimaksudkan untuk membantu kami menjadi lebih ramping dan bugar, karena kami mempercepat lebih cepat menuju pertumbuhan yang berkelanjutan dan menguntungkan,” ujar Tan.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Ojol Minta Jadi Pegawai, Banyak Negara Larang Sistem Mitra

    (haa/haa)


    Mind your business Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.