Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Cara Pakai ChatGPT OpenAI, Chatbot Lebih Pintar dari Google
    Insight News

    Cara Pakai ChatGPT OpenAI, Chatbot Lebih Pintar dari Google

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa9 Desember 2022Updated:9 Desember 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Akhir-akhir ini ramai di Twitter pembicaraan seputar platform Chat GPT. Sistem chatbot besutan perusahaan kecerdasan buatan asal Amerika Serikat, Open AI itu memiliki kemampuan yang mengagumkan.

    ChatGPT dapat memberikan informasi ke pengguna dengan bahasa yang sangat natural, mirip saat sedang bertukar pesan dengan manusia.

    “Format dialog memungkinkan ChatGPT menjawab pertanyaan, mengakui kesalahan, menantang premis yang salah, dan menolak permintaan tidak pantas,” kata OpenAI, dikutip NBC News, Jumat (9/12/2022).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Menariknya, ChatGPT ini dapat dipakai oleh semua orang dan gratis selama masa percobaan. Pengguna pun tidak perlu instal aplikasi dari Google Play atau App Store.

    Bila tertarik, Anda bisa mengakses ChatGPT melalui browser. Berikut selengkapnya:

    • Buka situs https://chat.openai.com di PC/laptop atau smartphone.
    • Setelah itu, Anda akan diminta untuk login sebelum menggunakan ChatGPT.
    • Bila belum punya login, Anda dapat mendaftar menggunakan email atau langsung pakai akun Google atau Microsoft.
    • Setelah berhasil login, silakan masukkan kalimat pertanyaan atau pernyataan pada kolom percakapan yang tersedia.
    • Selanjutnya, kirim dan ChatGPT bakal memberikan tanggapannya.

    Untuk diketahui, chatbot ChatGPT tersedia untuk pengujian publik gratis pada 30 November. Dalam seminggu setelah ChatGPT diluncurkan, lebih dari satu juta pengguna telah mencoba membuat alat tersebut, menurut Sam Altman, salah satu pendiri dan CEO OpenAI.

    OpenAI menyatakan bahwa model ChatGPT mereka dilatih menggunakan teknik pembelajaran mesin yang disebut Reinforcement Learning from Human Feedback (RLHF).

    Mesin ini dapat mensimulasikan dialog, menjawab pertanyaan tindak lanjut, mengakui kesalahan, menantang premis yang salah, dan menolak permintaan yang tidak pantas.

    Pengembangan awal melibatkan pelatih AI manusia yang menyediakan model dengan percakapan dengan pengembangan dari kedua sisi – pengguna dan asisten AI. Versi bot yang tersedia untuk pengujian publik berupaya memahami pertanyaan yang diajukan oleh pengguna dan merespons dengan jawaban mendalam yang menyerupai teks tulisan manusia dalam format percakapan.

    Alat seperti ChatGPT dapat digunakan dalam aplikasi dunia nyata seperti pemasaran digital, pembuatan konten online, menjawab pertanyaan layanan pelanggan atau seperti yang ditemukan beberapa pengguna, bahkan untuk membantu kode debug.

    [Dexpert.co.id]

    (dem)


    Mind your business Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.