Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Founder FTX Mengaku Dana Nasabah Tak Sengaja Terpakai Trading
    Insight News

    Founder FTX Mengaku Dana Nasabah Tak Sengaja Terpakai Trading

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa7 Desember 2022Updated:7 Desember 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Miliarder muda, Sam Bankman-Fried terancam terkena sejumlah hukuman penjara hingga perdata. Ini terkait kasus runtuhnya perusahaan perdagangan kripto, FTX beberapa waktu lalu.

    Faktanya pria 30 tahun itu memang belum dikenakan hukuman apapun hingga hari ini. Namun jika ada hukuman tersebut, pakar hukum dan partner di Nelson Mullins Riley & Scarborough, Richard Levin memprediksi beberapa hukuman yang mungkin menjerat Bankman-Fried.

    Kepada CNBC Internasional, dia menjelaskan setidaknya ada tiga ancaman hukuman yang berbeda. Kemungkinan seluruhnya akan dihadapi bersamaan oleh Bankman-Fried hanya di Amerika Serikat (AS) saja.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Salah satunya adalah dari Departemen Kehakiman AS. “[Potensi] pelanggaran pidana pada undang-undang sekuritas, undang-undang penipuan bank dan undang-undang transaksi elektronik,” jelasnya, dikutip Selasa (6/12/2022).

    Sementara itu, mantan jaksa federal dan pengacara pengadilan, Renato Mariotti menjelaskan jaksa penuntut bisa menyatakan FTX melanggar kewajiban fidusia. Karena diduga menggunakan dana pelanggan sebagai cara menstabilkan harga koin FTT milik FTX.

    Selain tuntutan pidana, Bankman-Fried juga berpotensi menghadapi hukuman perdata. Misalnya, Levin mencontohkan kasus ini bisa dibawa oleh  Komisi Bursa Efek, Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas, perbankan negara serta regulator sekuritas.

    “Di tingkat ketiga, ada juga banyak tindakan yang bisa dilakukan, jadi ada beberapa tingkat paparan potensial untuk para eksekutif yang terlibat dengan FTX,” kata Levin.

    Salah satu yang dinilai sebagai penyebab kebangkrutan FTXadalah penggunaan dana nasabah oleh Alameda Research, perusahaan perdagangan kriptoyang juga didirikan oleh Bankman-Fried.

    Alameda dikabarkan memiliki “kode curang” sehingga bisa meminjam dana dari FTXjauh lebih besar dari pengguna lain.

    Bankman-Fried telah membantah melakukan penipuan. Dia hanya mengatakan ‘tidak sengaja mencampurkan dana’.

    “Saya tidak pernah mencoba melakukan penipuan,” ungkap Bankman-Fried.

    [Dexpert.co.id]



    Artikel Selanjutnya


    Investor Kripto Lagi Ngeri-ngeri Sedap Nih, Ada Apa Gerangan?


    Techno update Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.