Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Dulu Karyawan Dibajak Startup, Ini Nasihat CEO ke Korban PHK
    Insight News

    Dulu Karyawan Dibajak Startup, Ini Nasihat CEO ke Korban PHK

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa30 November 2022Updated:30 November 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Martyn Terpilowski, pendiri Bhumi Varta Technology, ikut angkat bicara soal badai pemutusan hubungan kerja (PHK) yang terjadi belakangan ini. Dia berpesan untuk para korban PHK startup untuk menerima kenyataan baru di pasar tenaga kerja.

    Terpilowski mengatakan bahwa perusahaannya berjuang untuk tetap memberikan banyak hal bagi pegawainya selama pandemi. Mulai dari asuransi kesehatan swasta, gaji bersih, kenaikan gaji, dan tunjangan semua hingga lingkungan kerja yang baik.

    Namun ternyata pada awal tahun ini banyak orang yang mulai pergi pindah perusahaan. Banyak dari mereka yang mengambil penawaran gaji dengan nilai fantastis dari para startup.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Orang-orang tahu saya adalah kritikus besar pada seluruh sektor yang tidak pernah mendapatkan untung, tetapi para pegawai dengan senang mengambil pasar gaji yang ada, hingga sekarang,” kata dia.

    Kondisi tersebut diakuinya membuat frustasi. Namun Terpilowski mengatakan tak menyalahkan para pegawai tersebut, bahkan masih berteman dengan beberapa di antaranya.

    “Kami punya pegawai yang meminta WFH [work from home] seperti yang dilakukan teman-teman mereka lakukan di startup, atau mereka akan pindah. Kami punya kandidat yang datang ke interview, bahkan menolak untuk berdiskusi soal bekerja di kantor,” jelas dikutip dari akun LinkedIn-nya, Rabu (30/11/2022).

    Menurutnya, para pegawai tersebut seperti tidak punya masalah dengan kondisi pasar tenaga kerja saat itu. Perusahaan startup yang punya banyak modal dari investor menawarkan gaji yang tidak bisa ditawarkan oleh perusahaan lain yang beroperasi untuk menghasilkan profit.

    “Ini mengganggu seluruh pasar dan memukul perusahaan kecil yang beroperasi dengan kendala keuangan normal, yang tidak pernah dilakukan oleh perusahaan-perusahaan ini”.

    Menurutnya, para korban PHK startup masih punya kesempatan besar untuk bekerja di perusahaan lain, yang disebutnya sebagai kurang trendi. Namun para pegawai perlu menerima perubahan kondisi dan situasi.

    Terpilowski kemudian menekankan bahwa loyalitas berlaku ke dua arah. Jika pegawai loyal terhadap perusahaan, perusahaan juga akan loyal ke pegawainya.

    “Saya yakinkan Anda, jika Anda memberinya, Anda tidak akan kehilangan pekerjaan Anda,” ungkap Terpilowski.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Makin Banyak Jumlah Startup ‘Tutup’ di RI, Ini Daftar Terbaru


    Techno for life Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.