Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Blokir Akun Twitter Donald Trump Dicabut, Berkat Elon Musk
    Insight News

    Blokir Akun Twitter Donald Trump Dicabut, Berkat Elon Musk

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa21 November 2022Updated:21 November 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Mantan presiden Amerika Serikat dan pengusaha Donald Trump bisa kembali twitteran setelah akunnya diblokir tahun lalu. Pemulihan tersebut diumumkan oleh Elon Musk, pemilik baru platform tersebut.

    Akun Trump di-ban setelah kerusuhan di Gedung Capitol AS pada Januari 2021. Saat itu perusuh berusaha membatalkan hasil pemilihan presiden tahun 2020.

    Hari Jumat lalu, Musk mengunggah polling menanyakan apakah Trump diizinkan kembali ke platform. Dari 15 juta orang yang memberikan suara, 51,8% mendukung pemulihan tersebut.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Orang-orang telah berbicara. Trump akan dipulihkan. Vox Populi, Vox Dei,” tweet Musk yang mengutip frasa latin berarti ‘suara orang, suara Tuhan’, dikutip Tech Crunch, Senin (21/11/2022).

    Sejak mengumumkan tawaran mengambil alih Twitter, Musk memang telah menyuarakan dukungan membatalkan larangan permanen pada akun Trump. Sekarang dengan akunnya sendiri, dia juga mengumumkan pembaruan kebijakan platform.

    “Kebijakan baru Twitter adalah kebebasan berbicara namun bukan kebebasan menjangkau,” kata Musk dalam tweetnya sebelum memulai polling. “Tweet negatif/kebencian akan di-deboost & didemonetisasi secara maksimal, jadi tidak ada iklan atau pemasukan lain ke Twitter”.

    Namun belum jelas apakah Trump akan kembali ke Twitter. Dia diketahui baru saja membuat media sosialnya sendiri bernama Truth Social yang debut di iOS pada Februari lalu.

    Namun Truth Social kesulitan mendapatkan persetujuan masuk ke Google Play. Karena Google dilaporkan menemukan banyak postingan yang melanggar kebijakan konten di platform Play Store.

    Merujuk pada polling Musk, Trump mengindikasikan tidak akan pergi dari Truth Social. “Pilih sekarang dengan positif, namun jangka khawatir kami tidak akan kemana-mana. Truth Social itu special,” kata dia.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Elon Musk Tolak Permintaan Twitter untuk Percepat Sidang

    (npb/roy)


    High Technology Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.