Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Cek Komputer & Laptop Kalian! Ini Sumber Malware MacOS
    Insight News

    Cek Komputer & Laptop Kalian! Ini Sumber Malware MacOS

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa17 November 2022Updated:17 November 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Laporan dari Elastic Security Labs menyebutkan hampir setengah virus jahat malware pada MacOS kebanyakan berasal dari satu sumber saja. Yakni sebesar 47% berasal dari aplikasi MacKeeper.

    Sebenarnya malware di macOS tidak terlalu banyak dibandingkan dengan Windows. Dalam Global Threat Report tahun 2022, jumlahnya hanya 6,2% berbanding 54,4% menunjukkan bagaimana Apple menjaga keamanan produk dan layanannya.

    Namun ironisnya MacKeeper yang menjadi sumber masalah ini merupakan aplikasi untuk menjaga perangkat tetap bersih dan aman. Elastic menjelaskan aplikasi bisa disalahgunakan oleh musuh karena telah memiliki izin dan akses luas ke pemrosesan dan file, dikutip dari BGR, Kamis (17/11/2022).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Elastic tidak menjelaskan secara terperinci terkait MacKeeper. Namun BGR, berdasarkan pencarian sepintas, mencatat aplikasi itu tidak memiliki riwayat yang jelas.

    MacKeeper disebut sulit untuk dihapus sepenuhnya. Menurut BGR, terdapat banyak panduan untuk mencopot atau uninstall MacKeeper yang seharusnya tidak diperlukan. Selain itu pada The Malware Wiki ditemukan entri cukup panjang mengenai MacKeeper.

    Selain MacKeeper, malware juga ditemukan pada Xcset (16,67%), Adload (12,50%), Aabokeylogger (10,42%), dan Thiefquest (2,08%).

    Sementara itu dalam laporan serupa, Elastic juga menemukan akun trojan pada 80% malware di setiap sistem operasi. Selanjutnya ada Cryptominers dengan 11,3% dan ransomware (3,7%).

    “Trojan terus menjadi cara yang disukai untuk mempersenjatai binari yang bisa dikirim dengan stager dan dropper untuk melakukan instrusi, namun dapat digunakan untuk sejumlah tujuan mengguunakan teknis tambahan,” kata Elastic.

    “Tim kami biasanya melihat Trojan dikemas sebelum dikirim ke target untuk menghindari potensi mitigasi oleh mesin deteksi berbasis tanda tangan”.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Waspadalah! Microsoft Bongkar Cara Virus Jahat Kuras Uangmu

    (npb/roy)


    Techno update Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.