Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Mau Tenggelam Bak Atlantis, Negara Ini Pindah ke Metaverse
    Insight News

    Mau Tenggelam Bak Atlantis, Negara Ini Pindah ke Metaverse

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa16 November 2022Updated:16 November 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Pemerintah Tuvalu mencari akal untuk wilayahnya tetap ada setelah adanya risiko naiknya permukaan laut dan menenggelamkan negara itu. Yakni dengan memindahkannya dan membangun versi digital di Metaverse.

    Dalam KTT iklim COP27, Menteri Luar Negeri Tuvalu Simon Kofe berbicara dalam video yang memperlihatkan replika digital pulau kecil. Dia menyebutkan sudah saatnya untuk ada solusi alternatif pada kelangsungan hidup negara di Pasifik itu.

    “Tanah kami, lautan kami, budaya kami merupakan aset paling berharga dari rakyat kami dan untuk menjaga mereka tetap aman dari bahaya apapun yang terjadi di dunia fisik, kami akan memindahkannya ke cloud,” jelas Kofe, dikutip Reuters, Rabu (16/11/2022).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Jika rencana ini jadi kenyataan, Tuvalu bakal jadi negara pertama yang ada di Metaverse. Sementara itu pada tahun lalu kota Seoul dan negara kepulauan Barbados juga akan memasuki dunia digital dan menyediakan layanan administrasi serta konsuler.

    “Idenya adalah tetap berfungsi sebagai negara dan lebih dari itu melestarikan budaya kita, pengetahuan kita, sejarah kita dalam ruang digital,” ungkapnya kepada Reuters.

    Tuvalu terdiri dari sembilan pulau serta 12 ribu masyarakat. Negara tersebut terancam perubahan iklim dan naiknya permukaan laut, termasuk 40% ibukota distrik berada di bawah air saat pasang dan diperkirakan seluruh negara akan terendam pada akhir abad ini.

    Dengan rencana negara digital, Kofe berharap Tuvalu terus berfungsi sebagai negara. Bahkan saat negaranya benar-benar tenggelam nanti.

    Hal tersebut penting, karena pemerintah mulai berupaya memastikan Tuvalu diakui secara internasional sebagai sebuah negara dan batas lautnya, termasuk sumber daya di dalam perairan, dipertahankan jika terendam.

    Kofe mengatakan tujuh pemerintah telah menyetujui pengakuan. Namun akan ada tantangan saat Tuvalu menghilang karena ini merupakan hukum internasional yang baru.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Erick Warning Banyak Pekerjaan Hilang di 2030, Apa Saja?


    Techno update Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.