Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Cerita Bos Streaming Lawan DVD Bajakan, Sempat Diancam
    Insight News

    Cerita Bos Streaming Lawan DVD Bajakan, Sempat Diancam

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa6 Oktober 2022Updated:6 Oktober 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Pembajakan konten bukanlah sesuatu yang baru. Bahkan, ini masih jadi saat platform streaming mulai bermunculan.

    Country Head Lionsgate Play Indonesia, Guntur Siboro bercerita sempat diancam dibunuh. Karena, bisnis streaming yang ia kelola membunuh vendor DVD.

    “Saya mendapatkan telepon, diancam karena Anda bisnis saya karena kita butuh vendor DVD,” kata Guntur dalam acara Avia Indonesia in View, Jakarta, Kamis (6/10/2022).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Untuk itu dia mengatakan yang dibutuhkan layanan dengan harga yang terjangkau. Misalnya, memastikan harga streaming mendekati harga yang dipasang oleh para pembajak konten.

    Dengan menjadikan harga konten bajakan, industri bisa mendapatkan persepsi konsumen tentang nilai sebuah konten. Jika itu dilakukan, mungkin pengguna tidak akan beralih ke pembajakan.

    “Jika kita menjualnya dekat, jadi saya pikir tidak akan pergi. Namun harus perlu menemukan persepsi nilai harga,” jelasnya.

    Deputy Country Manager Indonesia Viu, Avijit Dutta mengatakan pembajakan merupakan isu yang luas, termasuk terkait peretasan. Perlu kerja sama untuk mengatasi fenomena tersebut.

    “Saya yakin menghadapi ini. Ini adalah sama sama mengatasi. Perlu solusi untuk menangani hal tersebut,” kata Avijit.

    Sementara itu Guntur menjelaskan untuk layanan over the top (OTT) premium perlu investasi. Karena itu, layanan ini berbeda dengan model bisnis yang ditampilkan sektor lain.

    Misalnya menonton di media sosial yang tanpa mengeluarkan biaya. Begitu juga model bisnis yang ditawarkan pada Play Store dan App Store yang memiliki konsep berbeda.

    Salah satu yang bisa dilakukan menurut Guntur adalah dengan bundle bersama perusahaan telko. “Jadi merupakan tantangan bagi semua dalam OTT. Untuk layanan premium memerlukan investasi. Jadi ada program analitik mindset berbeda,” ungkap Guntur.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Drama Seri Ini Jadi Penyelamat Saham Netflix


    Innovation Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.