Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Negara Lain Baru Uji Coba, Yuan Digital ‘Go International’
    Insight News

    Negara Lain Baru Uji Coba, Yuan Digital ‘Go International’

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa30 September 2022Updated:30 September 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Uji coba yang dilakukan China terhadap mata uang digital bank sentral yang berfokus pada transaksi lintas batas telah selesai.

    Hal tersebut diketahui dari Bank for International Settlements (BIS), dan bank-bank milik negara China berpartisipasi saat Beijing berupaya menginternasionalkan yuan digitalnya.

    Lebih dari 160 pembayaran lintas batas dan transaksi valuta asing dengan total lebih dari US$22 juta dilakukan selama uji coba pertama yang melibatkan empat mata uang bank sentral dan transaksi nilai riil.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Melansir laman Reuters, Kamis (29/9/2022), perkembangan itu terjadi ketika dolar AS melonjak terhadap mata uang lain dan memicu arus keluar modal dari pasar negara berkembang, yang akhirnya mengancam kesehatan ekonomi mereka.

    Beberapa tes Mata Uang Digital Bank Sentral (mCBDC) dikembangkan oleh BIS termasuk China, Hong Kong, Thailand dan Uni Emirat Arab. Itu dirancang untuk memberikan pembayaran dan penyelesaian lintas batas secara real-time, lebih murah dan lebih aman.

    Bank of Communications dan empat bank China lainnya menyatakan telah menyelesaikan tes Bridge mCBDC pembayaran bagi pelanggan korporat.

    Media pemerintah melaporkan bahwa Industrial and Commercial Bank of China dan Agricultural Bank of China termasuk di antara 20 bank komersial yang berpartisipasi.

    China telah menguji mata uang digitalnya di kota-kota besar, terutama untuk pembayaran ritel domestik, meskipun bank sentral juga telah berjanji akan terus mengeksplorasi pembayaran lintas batas dalam yuan digital.

    Ekonomi terbesar kedua di dunia itu mengatakan bersedia membahas penetapan standar global untuk mata uang fiat digital seiring berkembangnya sistem moneter internasional.

    Rusia, yang mendapat sanksi dari Barat atas perangnya di Ukraina, telah mengumumkan rencana untuk menggunakan mata uang digitalnya sendiri untuk berdagang dengan China.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Bank Sentral Ini Uji Mata Uang Digital, Ikut India dan China

    (dem)


    High Technology Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.