Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Startup Unicorn Mobil Bekas Carsome Disebut Mau PHK Massal
    Insight News

    Startup Unicorn Mobil Bekas Carsome Disebut Mau PHK Massal

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa29 September 2022Updated:29 September 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Startup unicorn pertama yang lahir di Malaysia, Carsome juga terkena badai pemutusan hubungan kerja (PHK). Dilaporkan perusahaan mobil bekas itu memangkas jumlah pegawainya hanya dalam 24 jam ke depan.

    Tech Wire Asia mengutip sebuah sumber menyebutkan startup itu sedang melakukan langkah efisiensi. Khususnya terkait perampingan tenaga kerja mereka, dikutip Kamis (29/9/2022).

    Perusahaan itu juga telah mengurangi pegawai di cabang Thailand. Kebijakan PHK juga nampaknya akan berdampak ke cabang Malaysia dan beberapa posisi regional, mengutip laporan dari Tech in Asia.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Tech Wire Asia menyatakan belum pasti apakah Carsome melakukan PHK hanya menyeluruh atau fokus pada tenaga kerja Malaysia lebih dulu. Pemberhentian karyawan dilaporkan akan terjadi dalam tiga gelombang yang berbeda.

    PHK ini terjadi setelah Carsome melakukan perekrutan besar-besaran pada awal tahun ini. Namun ternyata perusahaan mengalami krisis ekonomi dan juga ketakutan atas potensi resesi.

    Bukan hanya PHK, Carsome juga menunda rencana IPO di Singapura dan Amerika Serikat (AS). Alasannya kembali karena kondisi ekonomi global yang memburuk dan dikhawatirkan mengurangi valuasi perusahaan.

    Sebelumnya, Business Times menyebutkan kemungkinan Carsome akan melantai di bursa Singapura dan AS tahun depan. Namun dengan catatan, jika keadaan pasar dinilai telah membaik.

    Carsome didirikan pada tahun 2015. Marketplace jual-beli kendaraan bekas melebarkan pasarnya ke Indonesia, Thailand dan Singapura. Perusahaan itu bekerja sama dengan lebih dari 8.000 dealer dan menangani lebih dari 100 ribu transaksi setiap tahun.

    Perusahaan yang mengangkat Pandu Sjahrir sebagai penasihat itu, baru-baru ini juga mengumumkan akuisisi iCar Asia yang terdaftar di Australia. Nilai pengambilalihan sekitar US$184,3 juta tahun ini.

    Sejak awal tahun, Carsome mengumpulkan sekitar US$101 miliar lewat IPO secara global tahun ini. Data Bloomberg mengatakan jumlah tersebut turun dari US$338 miliar dengan periode yang sama tahun lalu.

    Pada bulan Januari, Carsome mengumpulkan US$290 juta dengan valuasi US$1,7 miliar dalam putaran seri E. Pendanaan ini dipimpin oleh Qatar Investment Authority serta 65 Equity Partners dan Seatown Private Capital Master Fund, keduanya didukung oleh Temasek Holdings.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Daftar Startup Jual Beli Mobil Bekas, Valuasinya Triliunan


    High Technology Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.