Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Elon Musk Bertemu Pengacara Twitter, Bahas Apa?
    Insight News

    Elon Musk Bertemu Pengacara Twitter, Bahas Apa?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa26 September 2022Updated:26 September 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Elon Musk dijadwalkan akan bertemu pada hari Senin waktu setempat dengan pengacara Twitter. Wawancara ini akan berlangsung hingga Rabu (28/9/2022) dan berlangsung sebelum persidangan keduanya pada Oktober mendatang.

    Pengacara Twitter dilaporkan akan menanyakan bos Tesla itu soal keputusannya membatalkan kesepakatan membeli platform media sosial senilai US$ 44 miliar. Wawancara tersebut diperkirakan akan tertutup untuk umum, dikutip Reuters, Senin (26/9/2022).

    Pengacara Elon Musk ingin membuatnya tetap fokus pada pertanyaan. Namun litigator perusahaan yang tidak terlibat dalam pengadilan, James Morch mengatakan kemungkinan itu jadi tantangan.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Saya akan membandingkannya dengan mencoba memegang ekor harimau,” kata Morsch.

    Elon Musk diketahui pernah melontarkan hinaan saat diinterogasi dalam sebuah pertempuran hukum di masa lalu. Sementara itu pada deposisi 2019, saat litigasi atas pengambilalihan Tesla atas pembuat panel surya SolarCity, dia menolak menjawab salah satu pertanyaan.

    Reuters menuliskan bahwa Twitter menolak berkomentar. Sedangkan tim hukum Elon Musk tak segera menanggapi permintaan berkomentar.

    Reuters juga mencatat kemungkinan pengacara Twitter akan menggunakan wawancara ini untuk menunjukkan Elon Musk meninggalkan kesepakatan akibat kejatuhan pasar keuangan. Bukan akibat Twitter yang mengeluarkan pernyataan menyesatkan terkait jumlah pengguna platform atau menyembunyikan kelemahan keamanan, seperti yang dituduhkan miliarder itu.

    Dalam persidangan nanti, Elon Musk menginginkan hakim bisa mengizinkannya lepas dari kesepakatan tanpa hukuman. Sedangkan Twitter ingin memaksanya membeli perusahaan.

    Persidangan lima hari itu dijadwalkan akan dimulai pada 17 Oktober mendatang di Wilmington, Delaware.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Elon Musk Sukses Beli Twitter Rp635 Triliun, Bakal Pecat CEO?

    (npb/wia)


    Mind your business Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.