Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Nah Lho! Pemegang Saham Setuju Twitter Dibeli Elon Musk
    Insight News

    Nah Lho! Pemegang Saham Setuju Twitter Dibeli Elon Musk

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa16 September 2022Updated:16 September 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Setelah drama panjang antar Twitter dan Elon Musk sebelumnya, pemegang saham telah menyetujui pembelian perusahaan itu senilai US$44 miliar. Keputusan diambil saat conference call dengan investor di kantor pusat San Francisco Amerika Serikat (AS).

    BBC mencatat dengan keputusan ini artinya Twitter akan mencoba memaksa Elon Musk agar jadi membeli perusahaan di pengadilan, dikutip Jumat (16/9/2022).

    Bulan April lalu, Twitter setuju menjual perusahaan ke Elon Musk. Namun dari sanalah drama kedua pihak dimulai.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Kesepakatan terus memburuk, terjadi setelah bos Tesla menuding telah dibohongi Twitter terkait jumlah akun spam dan bot di raksasa media sosial itu. Hanya berselang satu bulan setelah persetujuan pembelian, Elon Musk mengatakan tak lagi ingin membeli perusahaan.

    Namun Twitter berpegang teguh dengan pendapat Elon Musk tidak bisa mundur dari kesepakatan pembelian itu. Menurut pihak platform, Twitter hanya memiliki kurang dari 5% pengguna aktif harian yang merupakan bot dan di sisi lain Elon Musk mengatakan jumlahnya lebih tinggi dari itu.

    Elon Musk dan Twitter bertemu di meja pengadilan negara bagian Delaware bulan Oktober mendatang. Hakim akan memutuskan nasib pembelian itu, apakah Elon Musk tetap membelinya atau tidak.

    Sementara itu, pelapor Twitter dan juga mantan kepala keamanan perusahaan Pieter Zatko bersaksi di Komite Kehakiman Senat di Washington. Pertemuan terkait dugaan kelemahan keamanan.

    Zatko dihadapan anggota parlemen AS mengatakan Twitter telah menyesatkan publik soal seberapa aman platformnya. Bahkan menyebutnya tertinggal satu dekade di belakang standard keamanan.

    Sebelumnya Zatko juga mendukung klaim Elon Musk mengenai jumlah spam dan akun palsu lebih banyak dari klaim perusahaan. Namun di hadapan parlemen, dia tak merinci informasi tersebut.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Bukan Uang, Elon Musk Ungkap Alasan Ingin Kuasai Twitter

    (npb/roy)


    High Technology Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.