Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»1,3 Miliar Data SIM Card HP Diduga Bocor, Ini Kata Kominfo
    Insight News

    1,3 Miliar Data SIM Card HP Diduga Bocor, Ini Kata Kominfo

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa5 September 2022Updated:5 September 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Kementerian Kominfo menyatakan 2 jutaan sampel yang diduga dari kebocoran data registrasi SIM Card tidak memiliki persamaan. Tapi data tersebut dilaporkan memiliki kemiripan.

    Dirjen Aptika Kementerian Kominfo, Semuel Abrijani Pangerapan mengatakan pihaknya telah bertemu dengan operator seluler, pihak Pendudukan dan Pencatatan Sipil Kemneterian Dalam Negeri, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Cyber Crime Polri, dan Dirjen PPI Kementerian Kominfo.

    Dari hasil pertemuan itu dilaporkan data 2.000.006 sampel memiliki kemiripan namun tidak sama. “Jadi dalam kesimpulan semua melaporkan tidak sama tapi ada yang kemiripan,” kata Semuel, di kantor Kementerian Kominfo, Senin (5/9/2022).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Dari data yang mirip itu hanya berkisar 9%, namun ada yang 15-20%. Ini terkait data sampel dan yang menjadi kebutuhan investigasi.

    Dia menambahkan selanjutnya dilakukan investigas mendalam. BSSN akan membantu pihak Dukcapil dan operator seluler untuk melakukan koordinasi lebih dalam lagi terkait masalah ini.

    Sebab Semuel mengatakan ada kemungkinan peretas tidak memberikan datanya secara lengkap. “Jadi kita akan mencari supaya kita tahu dimana data siapa ini yang bocor dan bagaimana melakukan mitigasi pengamanannya,” ungkapnya.

    Semuel memastikan pihaknya tidak menyimpan data terkait registrasi SIM Card. Namun para operator memberikan laporan data agregator pengguna seluler.

    “Dirjen PPI tidak menyimpan, namun data agregator. Di operator A berapa yang aktif,” jelas Semuel.

    Sebelumnya dilaporkan data registrasi SIM Card bocor sebanyak 1.304.401.300 baris data. Total ukurannya mencapai 87 GB dan terdapat data seperti nomor ponsel dan NIK.


    Artikel Selanjutnya


    Rumah Tangga Miskin Jadi Sasaran Utama Bantuan Penyediaan STB

    (npb/roy)


    Techno update Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.