Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Badai Matahari Menggila Serbu Bumi Pekan Ini, Apa Dampaknya?
    Insight News

    Badai Matahari Menggila Serbu Bumi Pekan Ini, Apa Dampaknya?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa19 Agustus 2022Updated:21 Agustus 2022Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Bumi akan dilanda badai matahari, menurut laporan dari beberapa badan cuaca antariksa di seluruh dunia.

    Akibat kecepatan angin matahari yang tinggi dan beberapa lontaran massa korona, bisa menyebabkan badai yang kuat, serta beberapa badai sedang dan ringan di hari-hari mendatang.

    Kantor Meteorologi Inggris, Pusat Prediksi Cuaca Luar Angkasa (SWPC) Administrasi Kelautan dan Atmosfer Nasional AS (NOAA) dan Biro Meteorologi Australia (BOM) semuanya telah mengeluarkan peringatan untuk badai matahari atau badai geomagnetik selama beberapa hari ke depan.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Ini adalah perilaku normal dari Matahari, terutama pada siklus aktivitas 11 tahun. Badai ini dapat menyebabkan beberapa gangguan kecil dalam teknologi yang mungkin tidak Anda sadari, demikian dikutip dari Science Alert, Jumat (19/8/2022).

    Namun, jika tinggal di atau sedang mengunjungi area terdekat dengan Matahari di sekitar kutub utara, Anda memiliki peluang tinggi untuk bisa melihat aurora borealis atau australis.

    Badai matahari adalah bagian alami dan berkelanjutan dari kehidupan dengan Matahari dinamis yang luar biasa. Kira-kira setiap 11 tahun, ia mengalami siklus berbagai tingkat aktivitas, dari rendah ke tinggi, dan kembali ke rendah lagi, ketika siklus baru dimulai.

    Siklus ini dapat diamati pada aktivitas bintik matahari dan lubang korona. Jumlah bintik matahari meningkat menuju puncak aktivitas, yang dikenal sebagai maksimum matahari, dan mereda lagi menuju minimum matahari.

    Bintik matahari adalah daerah di Matahari yang memiliki medan magnet yang lebih kuat dan kompleks daripada daerah di sekitarnya.

    Mereka lebih dingin, lebih gelap dan kurang padat dari plasma sekitarnya. Garis-garis medan magnet tersebut kusut, putus dan terhubung kembali. Penyambungan kembali ini menghasilkan letusan energi yang dikenal sebagai lontaran massa koronal, dan terkadang semburan matahari.




    Foto: Dua kelompok bintik matahari besar, yang dikenal sebagai AR 2993 dan AR 2994, terlihat beberapa hari yang lalu di bagian timur laut matahari setelah menjadi aktif saat masih tersembunyi oleh piringan matahari. (Kredit gambar: Observatorium Nasional Langkawi, MYSA/MOSTI)

    Lubang korona juga lebih dingin, lebih gelap dan kurang padat daripada plasma, tetapi mereka jauh lebih besar dari bintik matahari.

    Saat ini, Matahari memiliki keduanya. Ini dalam tahap peningkatan siklus aktivitasnya, meningkat ke puncak yang diprediksi akan terjadi pada Juli 2025.

    Badai matahari ini memiliki klasifikasi yang berbeda. Badai ringan diklasifikasikan sebagai G1, dan badai G2 sedang. Baik BOM dan Met Office telah memperkirakan hal ini.

    Selain itu, NOAA SWPC telah memperkirakan potensi badai G3 – badai yang kuat. Skala berjalan hingga G5.

    Jika badai ringan, fluktuasi jaringan listrik dapat terjadi, hewan yang bermigrasi terpengaruh, dan beberapa operasi satelit dapat mengalami efek kecil.

    Sedangkan jika badai sedang, alarm tegangan dan kerusakan transformator dapat terjadi, satelit mungkin memerlukan koreksi arah, dan operasi radio frekuensi tinggi dapat terganggu.

    Dan badai yang kuat, koreksi tegangan mungkin terjadi, satelit mengalami pengisian permukaan, dan navigasi satelit dan radio frekuensi rendah dapat terganggu.


    Artikel Selanjutnya


    Badai Matahari Makin Sering, Apa Dampaknya ke Bumi?

    (dem)


    Innovation Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.