Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Rusia Luncurkan Satelit Misterius, Kenapa AS Harus Cemas?
    Insight News

    Rusia Luncurkan Satelit Misterius, Kenapa AS Harus Cemas?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa4 Agustus 2022Updated:4 Agustus 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Rusia baru saja meluncurkan satelit misterius yang kabarnya bisa memata-matai satelit militer Amerika Serikat. Satelit tersebut diluncurkan dengan pesawat ruang angkasa milik Rusia dan diprediksi akan mendekati target pada Kamis pekan depan.

    Sebelum diluncurkan pada Senin (1/8), spekulasi sudah banyak terdengar bahwa satelit Rusia akan dianggap sebagai “inspektur”, yakni satelit yang membuntuti satelit lain untuk melihat lebih dekat.

    Dilansir dari Gizmodo, Kamis (4/8/2022), satelit Rusia itu diberi nama Kosmos 2558. Ia diluncurkan ke bidang orbit yang sama dengan satelit militer AS yang dijuluki USA 326.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Dosen astrodinamika di Delft Technical University Belanda Marco Langbroek, melacak bidang orbit kedua satelit dan menemukan bahwa satelit Rusia diluncurkan pada waktu yang bertepatan dengan satelit AS saat melewati pelabuhan antariksa Rusia Plesetsk.

    “Kedua orbitnya sangat dekat, perbedaan utamanya adalah perbedaan yang relatif kecil beberapa puluh kilometer di ketinggian orbit,” kata Langbroek.

    Jadi itu adalah indikasi yang sangat jelas bahwa satelit Rusia ini akan mengintai satelit AS. Satelit AS bergerak dalam orbit sinkron matahari dengan kemiringan 97,4 derajat, sedangkan satelit Rusia bergerak dalam orbit dengan kemiringan 97,25 derajat.

    Satelit Rusia mungkin juga melakukan manuver orbitnya dalam beberapa hari ke depan untuk bergerak lebih dekat dengan satelit AS.Jika salah satu atau keduanya tidak bermanuver, Kosmos 2558 akan melewati USA 326 pada jarak sekitar 75 kilometer pada 4 Agustus

    Jenis satelit Rusia ini telah digunakan untuk mengintai satelit di orbit. Satelit ini disebut memiliki semacam sistem sensor yang dioptimalkan untuk mengamati satelit lain, daripada jenis satelit pengamat biasa yang dioptimalkan untuk mengambil gambar tanah.

    “Kami tidak tahu pasti, kami hanya menyimpulkan itu dari bagaimana perilakunya,” demikian menurut Jonathan McDowell, Astronom di Harvard-Smithsonian Center for Astrophysics Satelit

    Satelit tersebut, imbuh dia, juga memiliki sistem mesin manuver yang memungkinkannya menyesuaikan orbit dengan berbagai cara. Kedua hal ini tampaknya menjadi alat yang berguna untuk menguntit.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Ngeri, Ini Teknologi Tak Biasa di Baju Tempur Tentara Rusia

    (roy/roy)


    Techno update Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.