Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Bukan KTP, Ini Data yang Jadi Rebutan Banyak Fintech
    Insight News

    Bukan KTP, Ini Data yang Jadi Rebutan Banyak Fintech

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa30 Juli 2022Updated:30 Juli 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Data menjadi aspek utama yang diperlukan pada hampir semua sektor, termasuk perusahaan jasa teknologi digital atau financial technologi (Fintech). Perlu diketahui, ternyata bukan KTP yang menjadi buruan para perusahaan tersebut.

    Perusahaan fintech perlu untuk memiliki data terlengkap dan akurat sebagai jaminan keamanan demi kelancaran pembayaran dari para debitur. Hal itu bukan hanya sebagai kunci keberhasilan bisnis, namun juga tuntutan dari regulator sektor keuangan.

    Business Development Director Advance.ai Ronald Molenaar menjelaskan, fintech menggunakan data dalam proses know-your-customer secara digital. Perusahaan didorong menggunakan metode serta data alternatif untuk memastikan identitas calon pengguna.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Pada dasarnya, fintech membutuhkan data dalam kartu identitas yang diterbitkan negara seperti KTP, SIM, atau Paspor. Mereka juga menggunakan metode jarak jauh untuk melakukan verifikasi, dengan meminta pengguna menunjukkannya pada kamera ponsel.

    Namun data KTP tidak begitu bisa diandalkan. Khususnya alamat, padahal perusahaan sangat membutuhkannya misalnya untuk penagihan lewat surat atau secara langsung.

    Oleh sebab itu, dia menjelaskan fintech diharuskan memiliki data alamat seakurat mungkin. Salah satu alamat paling akurat yang ada dimiliki oleh perusahaan e-commerce seperti Tokopedia dan Shopee.

    Data alamat di KTP biasanya tidak bisa jadi acuan untuk domisili pemiliknya. Sementara itu, untuk alamat yang diberikan pada e-commerce biasanya lebih akurat untuk tujuan pengiriman barang.

    “Karena itu, sekarang Toko Score, data mereka paling dicari,” kata Molenaar beberapa waktu lalu.

    Namun sebagai catatan fintech tidak bisa mengakses data yang dimiliki e-commerce. Hanya dapat melakukan verifikasi yang diserahkan pengguna ke mereka dengan data yang dimiliki entitas lain.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Valuasi Rp 1.300 T, Stripe Diam-Diam Hadir di Indonesia

    (dce)


    Techno update Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.