Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Jangan Salah! Ini Jenis Vaksin Booster Kedua yang Diberikan
    Insight News

    Jangan Salah! Ini Jenis Vaksin Booster Kedua yang Diberikan

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa30 Juli 2022Updated:30 Juli 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Indonesia kembali menggelar program vaksin Covid-19 booster. Dosis keempat akan diprioritaskan lebih dulu pada tenaga kesehatan sejak Jumat kemarin (29/7/2022).

    Surat Edaran Nomor HK.02.02/C/ 3615 /2022 tentang Vaksinasi Covid-19 Dosis Booster ke-2 Bagi Sumber Daya Manusia Kesehatan dituliskan jenis vaksin yang diberikan yang telah mendapatkan Persetujuan Pengguna dalam Kondisi Darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) dari BPOM. Serta dengan catatan memperhatikan ketersediaan vaksin yang ada.

    Sebagai informasi saat dosis booter digelar, BPOM telah mengeluarakan EUA pada sejumlah jenis vaksin. Kombinasi pemberian jenis vaksin juga telah diumumkan ke masyarakat, ada yang menggunakan jenis yang sama dengan dua dosis pertama atau berbeda sama sekali.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Berikut jenis vaksin dan kombinasi vaksin yang diberikan pada program kedua.

    1. Vaksin Primer Sinovac

    Booster: sepruh dosis AstraZeneca, separuh dosis Pfizer, dosis penuh Moderna, dosis penuh Sinopharm, dosis penuh Sinovac, atau dosis penuh Zifivax.

    2. Vaksin Primer AstraZeneca

    Booster: separuh dosis Moderna, dosis penuh Astra Zeneca, atau dosis penuh Pfizer.

    3. Vaksin Primer Pfizer

    Booster: dosis penuh Pfizer, separuh dosis Moderna, atau dosis penuh Astra Zeneca.

    4. Vaksin Primer Moderna

    Booster: separuh dosis Moderna

    5. Vaksin Primer Janssen (J&J)

    Booster: separuh dosis Moderna

    6. Vaksin Primer Sinopharm

    Booster: dosis penuh Sinopharm atau dosis penuh Zifivax

    Berdasarkan surat yang sama, booster kedua dapat diberikan jika sudah mendapatkan dosis ketiga enam bulan sebelumnya. Booster ini bisa dilakukan pada fasilitas pelayanan kesehatan dan atau pos pelayanan vaksinasi Covid-19.

    “Pemberian vaksinasi COVID-19 dosis booster ke-2 tersebut diberikan dengan interval 6 (enam) bulan sejak vaksinasi dosis booster pertama,” tulis Surat Edaran tersebut.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Duh, Laju Vaksinasi Booster Lambat Stok Vaksin Menumpuk

    (RCI)


    Techno update Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.