Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Usai Galang Dana Investor Rp 1,3 T, Startup Ini Malah Tutup
    Insight News

    Usai Galang Dana Investor Rp 1,3 T, Startup Ini Malah Tutup

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa14 Juli 2022Updated:15 Juli 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Ancaman resesi dunia kembali memakan korban. Terbaru adalah Airlift, startup terbesar kedua Pakistan, yang memutuskan untuk menutup operasinya.

    Airlift merupakan startup pengiriman makanan secara cepat atau quick commerce. Mereka berhasil mengumpulkan dana sebesar US$85 juta atau setara Rp 1,275 triliun (asumsi Rp 15.000/US$) dalam putaran pendanaan Seri B pada Agustus 2021 dan jadi yang terbesar di Pakistan. Saat ini valuasi perusahaan mencapai US$275 juta.

    “Ini telah menjadi keputusan yang sangat melelahkan yang berdampak pada sejumlah besar pemangku kepentingan dan ekosistem teknologi yang sedang berkembang,” kata pernyataan Airlift, seperti dikutip dari Reuters, Kamis (14/7/2022).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Karena faktor-faktor di luar kendali kami, perjalanan Airlift harus berakhir,” katanya. “Namun, misi kami yang lebih luas untuk menciptakan perubahan positif di kawasan ini, dan akan menemukan kehidupan baru.”

    Pernyataan itu tidak menjelaskan apakah Airlift akan terus beroperasi di luar Pakistan dan manajemen tidak dapat segera dihubungi untuk komentar lebih lanjut.

    Airlift menutup operasinya karena kesulitan menggalang dana dari investor dalam putaran pendanaan Seri C1. Dampak dari penutupan ini adalah Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) karyawan.

    Fahad Rauf, kepala penelitian di Ismail Iqbal Securities, mengatakan kenaikan biaya pembiayaan karena bank sentral menaikkan suku bunga untuk memerangi inflasi yang melonjak membuat startup dengan model bisnis dengan kebutuhan uang tunai tinggi sangat rentan terpukul.

    “Airlift juga menghadapi skenario di mana putaran pendanaan Seri C1 gagal, mengakibatkan penutupan operasi. Ini karena model bisnis berbasis pertumbuhan (growth) membutuhkan suntikan likuiditas berkelanjutan untuk mempertahankan operasi,” kata Rauf.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Kisah Startup yang Gulung Tikar Walau Modal Triliunan

    (roy/roy)


    Techno update Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.