Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»APBN Bengkak, Sri Mulyani Beberkan Biang Keroknya
    Insight News

    APBN Bengkak, Sri Mulyani Beberkan Biang Keroknya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa11 Juli 2022Updated:11 Juli 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Bali, Dexpert.co.id – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengakui anggaran operasional kementerian/lembaga seringkali tidak efisien. Hal ini karena negara memiliki 400.000 aplikasi yang harus dipelihara atau di maintenance.

    “Bayangkan kita punya lebih dari 400.000 aplikasi dan 24.000, kemudian setiap kementerian/lembaga punya 2.700 data based sendiri-sendiri,” jelas Sri Mulyani dalam Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia, Senin (11/7/2022).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Banyaknya aplikasi yang harus dipelihara dan dijalankan pemerintah saat ini, membuat anggaran negara ikut membengkak. Oleh karena itu, kata Sri Mulyani pemerintah berencana untuk menurunkan biaya operasional melalui pengembangan digitalisasi di lingkungan pemerintah lewat satu data.

    “Kita akan mengintegrasikan inter government connection dan penggunaan aplikasi. Sehingga sekarang semua orang tidak buat aplikasi sendiri-sendiri yang tidak operable,” ujarnya.

    “Kita akan buat jadi satu data dan bisa menurunkan biaya operasi dai pemerintah untuk meningkatkan reliability-nya. […] Jadi sekarang coordinated (terkoordinasi), digitalisasi dari government dan untuk seluruhnya jadi jauh efisien,” kata Sri Mulyani melanjutkan.

    Kendati demikian, Sri Mulyani memastikan pemerintah akan tetap menerapkan keamanan data untuk menerapkan e-government.

    “Kita juga harus memperhatikan keamanan. Beberapa kali beberapa site juga terkena serangan hacker, itu ke berbagai site pemerintah itu sangat sering terjadi, cybersecurity jadi sangat penting,” ujarnya.

    Menurut Sri Mulyani, digitalisasi di lingkungan pemerintah memberikan banyak manfaat bagi keuangan negara. Sehingga, belanja barang seperti alat tulis kantor (ATK) mengalami penurunan. Sementara belanja internet justru meningkat.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    4 Aplikasi Niat Puasa & Kumpulan Doa Sehari-hari Saat Ramadan

    (cap/mij)


    Smart your life Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.