Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Ini Dia 5 Alasan Bitcoin ‘Ambruk’ pada Paruh Pertama 2022
    Insight News

    Ini Dia 5 Alasan Bitcoin ‘Ambruk’ pada Paruh Pertama 2022

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa1 Juli 2022Updated:3 Juli 2022Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Memasuki tahun 2022, perjalanan Bitcoin tak terlalu mulus. Bahkan kuartal kedua nilainya ambles hingga 58%.

    Belum lagi badai pemutusan hubungan kerja (PHK) yang menghantam sejumlah perusahaan kripto. Lalu, apa alasan rentetan nasib buruk Bitcoin ini?

    CNBC Internasional menyebutkan lima hal yang terjadi di industri kripto dan berdampak pada kripto, dikutip Jumat (1/7/2022):

    1. Tekanan Ekonomi Makro

    Selama kuartal tersebut, Federal Reserve AS melakukan dua kenaikan suku bunga sebagai cara memerangi inflasi. Hal ini juga yang membuat khawatir adanya resesi di AS serta negara lain.

    Dampaknya juga terasa pada saham, khususnya perusahaan teknologi yang menurun 22,4% pada kuartal kedua. Catatan ini menjadi yang terburuk sejak tahun 2008 lalu.

    Bitcoin diketahui memiliki hubungan erat dengan indeks saham AS. Aksi jual saham membenani Bitcoin serta pasar kripto karena investor membuang aset berisiko.

    2. Keruntuhan TerraUSD

    Amblesnya nilai stablecoin TerraUSD dan saudaranya Luna memang menghebohkan industri beberapa waktu lalu. Stablecoin biasanya didukung oleh aset nyata seperti uang fiat atau obligasi pemerintah, sedangkan UST tidak namun oleh algoritma dan sistem pembakaran dan pencetakan koin.

    Sistem itu pada akhirnya gagal, TerraUSD kehilangan pasak dolarnya dan membuat Luna menjadi tidak berharga sama sekali.

    3. Masalah di Celcius

    Pemberi pinjaman kripto, Celcius mengumumkan menghentikan penarikan untuk pelanggan di bulan lalu. Peruahaan mengatakan ‘kondisi pasar yang ekstrem’ sebagai alasan kebijakan itu.

    Celcius menawarkan pengguna hasil lebih dari 18% jika mereka menyetor ktipto dengan platform tersebut. Lalu meminjamkan uangnya pada pemain di pasar kripto yang bersedia membayar suku bunga tinggi untuk meminjam uang. Harga yang merosot akhirnya menguji model bisnis tersebut.

    4. Likuidasi Three Allow Capital

    Dana lindung nilai ini memiliki eksposur ke TerraUSD dan akhirnya beberapa posisi dilikuidasi. Ini dilakukan oleh pemberi pinjaman kripto berbasis di AS, BlockFi dan Genesis, ungkap laporan Financial Times.

    Perusahaan dilaporkan meminjam dari BlockFI namun tidak bisa memenuhi margin call. Lalu 3AC gagal membayar pinjaman dari Voyager Digital senilai US$660 juta.

    5. CoinFlex Hentikan Penarikan

    Pertukaran kripto CoinFlex juga menghentikan penarikan pelanggan bulan lalu. Alasannya adalah ‘kondisi pasar ekstrem’ dan akun pelanggan yang masuk ke ekuitas negatif.

    Menurut perusahaan seorang pelanggannya, Roger Ver berutang US$47 juta. Investor kripto itu memiliki julukan Bitcoin Jesus dan menyangkal soal utang kepada CoinFlex.

    CoinFlex juga mengeluarkan token baru bernama Recovery Value USD atau rvUSD. Ini dilakukan untuk mengumpulkan US$47 juta jadi bisa melanjutkan penarikan dan menawarkan tingkat bunga pada investor yang mau membeli dan menahan sebesar 20%.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Pecinta Kripto, Biden Rilis Aturan Baru buat Bitcoin Cs

    (npb/luc)


    Techno for life Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.