Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Simak Rekomendasi Terbaru WHO Untuk Pengguna Vaksin Sinovac
    Insight News

    Simak Rekomendasi Terbaru WHO Untuk Pengguna Vaksin Sinovac

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa13 Mei 2022Updated:15 Mei 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Badan Kesehatan Dunia (WHO) memberikan rekomendasi bagi penerima vaksin dari virus yang dimatikan atau inactivated virus seperti Sinovac. Lembaga itu mendorong mereka untuk segera mendapatkan vaksin dosis ketiga atau booster dengan tujuan agar tubuh terlindungi dari Covid-19.

    Rekomendasi WHO itu telah dirilis, setelah Strategic Advisory Group of Expert (SAGE) mengadakan pertemuan beberapa waktu lalu. Pertemuan itu berdasarkan imunisasi untuk penerima vaksin dengan inactivated virus untuk segera mendapatkan vaksin booster.

    Hal yang sama juga harus dilakukan di Indonesia. Meskipun diketahui kasus Covid-19 di dalam negeri saat ini tengah melandai.

    Perlindungan untuk tubuh dari virus Covid-19 penting dilakukan dalam rangka pencegahan penyakit di masa depan.

    “Vaksin memberikan tingkat perlindungan yang kuat terhadap penyakit parah, setidaknya selama enam bulan ke depan,” kata Ketua SAGE Alejandro Cravioto, dikutip dari Reuters, Jumat (13/5/2022).

    Sebenarnya rekomendasi yang diberikan WHO tak memerinci nama jenis vaksin yang dimaksud. Namun sejauh ini hanya ada dua jenis vaksin inactivated virus dan mengantongi emergency use listing (EUL) dari lembaga itu, yakni Sinovac CoronaBac dan Sinopharm dengan nama BBIBP=CorV.

    “Saat ini kami terus mendukung perlunya pemerataan distribusi [vaksin] dan penggunaan dosis ketiga hanya pada mereka yang mempunyai masalah pada kesehatan atau orang yang telah menerima vaksin inactivated” ujar Alejandro Cravioto.

    Vaksin dengan virus yang dimatikan menggunakan metode mengambil virus SARS-CoV-2. Berikutnya virus itu dimatikan dengan bahan kimia, panas atau radiasi.

    Cara tersebut merupakan salah satu metode paling populer yang digunakan untuk membuat vaksin di dunia kesehatan.

    WHO dan SAGE memang sedang berfokus memberikan anjuran masyarakat dunia untuk bisa menerima vaksin booster. Tujuannya dalam rangka ketahanan dan imunitas masyarakat penerima vaksin dosis ketiga.

    “Pemerataan distribusi [vaksin] dan penggunaan dosis ketiga perlu dilakukan untuk mereka yang mempunyai masalah pada kesehatan atau orang yang telah menerima vaksin inactivated,” tambah Alejandro.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Warga RI Pengguna Vaksin Sinovac, WHO Ada Saran Buat Kamu Nih

    (npb)


    High Technology Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.