Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Netflix Rugi Rp 717,5 Triliun dalam Semalam, Ada Apa?
    Insight News

    Netflix Rugi Rp 717,5 Triliun dalam Semalam, Ada Apa?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa21 April 2022Updated:24 April 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Salah satu raksasa streaming film online, Netflix kehilangan kapitalisasi pasar mencapai US$50 miliar (Rp 717,5 triliun) dalam semalam karena penurunan harga saham. Bahkan dilaporkan menjadi saham dengan kinerja terburu tahun 2022 di S&P 500, turun 62,5% tahun ini.

    Pada hari Rabu (20/4/2022),dilaporkan saham Netflix ditutup merosot 35%. Ini terjadi setelah perusahaan mengumumkan kehilangan jumlah pelanggan untuk pertama kalinya dalam lebih dari 10 tahun terakhir, dikutip CNBC Internasional, Kamis (21/4/2022).

    Netflix mencatat beberapa hal yang menghambat pertumbuhan perusahaannya. Termasuk diantaranya adalah persaingan yang meningkat antar platform streaming serta pencabutan pembatasan pandemi di berbagai wilayah dunia.

    Bisnis streaming memang mendapat banyak keuntungan saat pandemi membuat adanya peraturan orang-orang untuk tinggal di rumah. Namun karena vaksin dan adanya pelonggaran beberapa waktu terakhir, membuat orang menghabiskan waktu lebih sedikit di dalam platform.

    Perlambatan pertumbuhan juga terlihat dalam broadband rumah tangga. Netlfix melaporkan ada 100 juta rumah tangga yang menggunakan berbagi password langganan mereka dengan keluarga atau teman.

    Untuk meningkatkan pertumbuhan, Netflix mengupayakan beberapa cara. Misalnya mempertimbangkan tingkat yang didukung iklan dengan harga lebih rendah dan kemungkinan memberlakukan tindakan keras pada praktik berbagi password.

    Beberapa analis umumnya optimis mengenai perubahan ini. Namun mencatat hal tersebut bukanlah solusi jangka pendek terkait basis pelanggan.

    Namun bukan hanya Netflix yang mengalami penurunan saham. Saham beberapa platform streaming kompak menurun.

    Misalnya saja Saham Disney menurun 5,5% dan Roku merosot 6%. Saham Paramount anjlok 8,6% dan Warner Bros ditutup turun 6%.

    “Aktivitas penambahan bruto terus melambat dari yang diharapkan, seperti berlangganan yang bisa melihat tekanan serupa sepanjang musim pendapatan ini, meskipun kami mencatat NFLX unik karena jauh lebih mudah ditembus, khususnya memperhitungkan berbagi password,” kata Wolfe Research dalam catatannya Selasa lalu.

    [Dexpert.co.id]

    (npb/roy)


    Techno update Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.