Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»60 Ribu Email Diplomat AS Dicuri Hacker China
    Insight News

    60 Ribu Email Diplomat AS Dicuri Hacker China

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa29 September 2023Updated:29 September 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, CNBC Indonesia – Hacker China mencuri ribuan email dari 10 akun milik pegawai Departemen Luar Negeri Amerika Serikat, termasuk pegawai bekerja di wilayah yang meliputi Indonesia.

    Reuters melaporkan bahwa para diplomat di Departemen Luar Negeri Amerika Serikat turut menjadi korban dari aksi peretasan platform email Microsoft oleh hacker China 

    Seorang staf dari Senator AS yang bernama Eric Schmitt mengungkapkan bahwa pejabat bidang teknologi informasi dari Departemen Luar Negeri AS melaporkan pencurian 60.000 email dari 10 akun email di Departemen Luar Negeri AS.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Sebanyak 9 akun merupakan milik diplomat yang bekerja di wilayah Asia Timur dan Pasifik, sedangkan 1 akun adalah milik diplomat yang bekerja di wilayah Eropa. Indonesia termasuk negara yang dikelompokkan dalam wilayah Asia Timur dan Pasifik bersama Australia, India, China, dan negara lainnya.

    Peristiwa pembobolan akun email Microsoft milik 25 organisasi, termasuk Deplu AS dan Departemen Perdagangan AS, diumumkan oleh pemerintah AS dan Microsoft pada Juli lalu.

    Tuduhan pemerintah AS atas keterlibatan pemerintah China membuat hubungan antara kedua negara tegang. Pemerintah China membantah terlibat dalam aksi hacker.

    Akun diplomat AS yang dibobol kebanyakan berisi upaya diplomasi AS di area Indo-Pasifik. Hacker juga berhasil mencuri daftar semua alamat email Deplu AS.

    Peristiwa hacking membuat posisi dominan Microsoft sebagai penyedia layanan IT untuk pemerintah AS disorot. Deplu AS kini mulai beralih ke sistem IT “hybrid” dengan melibatkan berbagai vendor.

    Hacker China berhasil mengutak-atik perangkat petugas Microsoft yang kemudian menjadi pintu peretasan akun email diplomat AS.



    Artikel Selanjutnya


    Hacker China Ngeri, AS Takut Pipa Minyak & Rel KA Diacak-acak

    (dem/dem)


    High Technology Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.