Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»5 Kontroversi Indonesia vs Qatar di Piala Asia 2024
    Inspiring You

    5 Kontroversi Indonesia vs Qatar di Piala Asia 2024

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman16 April 2024Updated:16 April 2024Tidak ada komentar4 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – PSSI akan melayangkan protes secara resmi kepada Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) usai Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-23 tumbang 0-2 di hadapan Qatar dalam laga Piala Asia U-23 2024, Senin (15/4/2024) malam.

    Ketua Umum PSSI, Erick Thohir mengatakan bahwa surat protes tersebut dilayangkan terkait kepemimpinan wasit Nasrullo Kabirov selama laga pertama Grup A Piala Asia U-23 2024 yang kontroversial.

    “Kita (PSSI) sebagai federasi akan melayangkan protes terkait performa wasit,” tegas Erick di Doha, Qatar, dikutip dari keterangan tertulis, Selasa (16/4/2024).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Tidak hanya PSSI, para pecinta sepak bola di Indonesia dan warganet pun turut menyoroti laga pertama Grup A Piala Asia 2024 tersebut. Pertandingan di Stadion Jassim bin Hamad itu dinilai sangat kontroversial.

    Berikut 5 daftar kontroversi laga Indonesia vs Qatar pada Piala Asia U-23 2024.

    1. Timnas Indonesia Terlambat Diantar ke Stadion

    Pelatih Timnas Indonesia U-23, Shin Tae-yong mengaku bahwa kejanggalan laga para anak asuhnya untuk melawan sang tuan rumah sudah terjadi sejak awal, yakni saat pengantaran tim ke Stadion Jassim bin Hamad.

    Menurut pelatih yang akrab disapa STY itu, Timnas Indonesia harus menempuh perjalanan selama 25 menit untuk ke stadion sebelum pertandingan. Padahal, perjalanan normal dari hotel hanya membutuhkan waktu tujuh menit.

    “Kemarin satu hari sebelum pertandingan, saat melakukan sesi familiarization di stadion, kami hanya membutuhkan tujuh menit perjalanan dari hotel ke stadion via bus,” ungkap Shin Tae-yong, dikutip dari laman resmi PSSI, Selasa (16/4/2024).

    “Namun, tadi perjalanan mencapai 25 menit untuk ke stadion,” lanjutnya.

    Hal serupa juga diungkapkan oleh asisten pelatih, Jeong Seok-seo. Menurutnya, bus dengan sengaja memutar rute agar Timnas Indonesia datang terlambat ke stadion.

    “Sudah diduga dari awal naik bus menuju ke stadium. Delapan menit enggak sampai-sampai ke stadium dari hotel, tapi diputar-putarin dulu baru ke stadium sampai kena waktu 15 menit lebih,” kata Jeong Seok-seo melalui Instagram Story di akun pribadi (@jeongseokseo).

    “Nice taktik dari Qatar,” lanjutnya sambil menyisipkan emoji tepuk tangan.

    2. Wasit Beri Qatar “Penalti Gaib”

    Warganet Indonesia menilai bahwa wasit Kabirov memberikan “penalti gaib” kepada Qatar. Pada menit ke-44, Qatar mendapat penalti dari wasit usai Rizky Ridho dinilai melakukan pelanggaran kepada Mahdi Salem di kotak penalti.

    Pada awalnya, Ridho menjaga dan terjatuh bersama Salem di kotak penalti setelah Qatar melayangkan umpan panjang. Pada awalnya, Kabirov memberi pelanggaran untuk Indonesia karena Salem dinilai diving agar Ridho terjatuh.

    Namun, setelah berkomunikasi dengan wasit video assistant referee (VAR) dan melihat tayangan ulang, Kabirov menganggap Ridho melakukan pelanggaran kepada Salem dan memberikan penalti untuk tuan rumah.

    3. Kartu Merah Ivar Jenner

    Skuad Garuda terpaksa harus bermain dengan 10 orang sejak Ivar Jenner mendapatkan kartu merah akibat dinilai menginjak lutut bek Qatar, Saifeldeen Hassan Fadlalla pada menit ke-46. Sebelumnya, Ivar sudah mendapat kartu kuning pertama pada menit ke-14.

    Perolehan kartu merah Ivar Jenner itu memicu protes keras Shin Tae-yong. Sebab, pada tayangan ulang Ivar tidak melakukan tekel yang keras.

    Tidak hanya itu, ia kembali protes setelah Witan Sulaeman dilanggar Saif Eldeen Hassan pada menit ke-56. Akibatnya, Shin Tae-yong menerima kartu kuning usai menyatakan tidak puas dengan keputusan wasit Nasrullo Kabirov.

    4. Qatar Batal Dapat Kartu Merah

    Bek Qatar, Saifeldeen Hassal melakukan tekel kepada Witan Sulaeman. Usai pelanggaran tersebut, wasit Kabirov terlihat sempat mengeluarkan kartu merah untuk Qatar saat menghampiri kedua pemain.

    Namun, Kabirov mendadak mengganti kartu tersebut menjadi kuning sehingga Qatar terbebas dari kartu merah dan tetap bisa bermain dengan 11 orang.

    5. Pelanggaran Terhadap Marselino Dianulir

    Momen lain yang kontroversial adalah ketika Marselino Ferdinan terlihat didorong oleh pemain Qatar, Hashmi Al Hussain hingga jatuh tersungkur. Namun, Kabirov tidak menganggap hal itu sebagai pelanggaran dan melanjutkan pertandingan dengan lemparan ke dalam untuk Indonesia.


    Artikel Selanjutnya


    Jadwal Piala Asia 2023: Timnas Indonesia Vs Irak

    (rns/rns)


    Innovation Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.