Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»4 Petaka Besar Mengintai Negara Asia, Penipuan Online Makin Ngeri
    Insight News

    4 Petaka Besar Mengintai Negara Asia, Penipuan Online Makin Ngeri

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa4 April 2024Updated:4 April 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Setidaknya ada empat ancaman penipuan online mengintai kawasan Asia Pasifik. Salah satunya terkait sektor keuangan.

    Ini berdasarkan laporan dari Financial Services Information Sharing and Analysis Center atau FS-ISAC. Sektor-sektor tersebut jadi sasaran ransomware, serangan yang paling banyak terjadi di kawasan ini, dikutip dari, Zdnet, Selasa (2/4/2024).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Dalam laporan yang sama, terdapat peningkatan serangan siber sebesar 15% sepanjang tahun lalu di Asia-Pasifik. Terdapat 1.963 serangan per minggunya di kawasan tersebut.

    “Untuk menjaga kepercayaan pada sektor ini, perusahaan mesti memprioritaskan kebersihan siber yang proaktif untuk memastikan ketahanan operasional menghadapi serangan,” jelas kepala intelijen EMEA FS-ISAC, Teresa Walsh soal kejahatan siber di sektor keuangan.

    Selain keuangan juga ada hacktivisme geopolitik. Penyerang siber nampaknya akan memanfaatkan waktu pemilu yang digelar sebagian besar negara pada tahun ini dan juga wilayah dengan konflik geopolitik yang masih berlangsung.

    Ancaman lainnya adalah pelaku akan mengikuti regulasi global terkait aktivitasnya. Mereka akan mengubah taktiknya dan mempersenjatai dirinya untuk memeras para korbannya.

    Selain itu, ancaman lain yang harus diwaspadai di Asia Pasifik adalah upaya para pelaku untuk menyesuaikan diri dengan kriptografi.

    AI juga disinggung bisa jadi juru selamat keamanan siber perusahaan. Sejumlah perusahaan di Singapura mengupayakan menggunakan AI generatif untuk keperluan ini.

    Menurut mereka, AI bisa sangat berguna untuk keamanan. Dalam laporan dari Elastic, 53% percaya AI bisa meningkatkan sumber daya termasuk untuk karyawan dan operasional.

     




    Insight for you Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.