Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»4 Beda Vaksin Covid RI Inavac dan Indovac, Mana Lebih Tokcer?
    Insight News

    4 Beda Vaksin Covid RI Inavac dan Indovac, Mana Lebih Tokcer?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa7 September 2022Updated:11 September 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Indonesia bersiap memiliki dua vaksin buatan dalam negeri. Keduanya Inavac dan Indovac direncanakan akan mendapatkan izin penggunaan darurat (Emergency Use Authorization/EUA) pada bulan September 2022 ini.

    “Dalam pengembangannya sedang masuk uji klinis fase III, ini sedang dalam proses. Harapannya September ini sudah bisa keluarkan emergency use of authorization,” kata Kepala Badan POM Penny Lukito dalam rapat kerja dengan Komisi IX DPR beberapa waktu lalu.

    Baik Inavac dan Indovac bukan hanya diperuntukkan untuk vaksin primer saja. Namun juga disiapkan sebagai vaksin booster dan vaksin bagi anak.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Untuk vaksin dalam negeri, Inavac dan Indovac sedang dalam proses pengajuan protokol uji klinik vaksin untuk anak. Perlu kehati-hatian untuk vaksin anak,” jelasnya.

    Meski berasal dari Indonesia, kedua jenis vaksin ini memiliki beberapa perbedaan. Mulai dari pengembang hingga platform vaksin yang digunakan.

    Berikut beberapa perbedaan dua vaksin tersebut:

    Nama Vaksin

    Keduanya memiliki nama Indovac dan Inavac. Indovac sendiri dulunya disebut sebagai vaksin BUMN dan Inavc adalah vaksin Merah Putih

    Produksi

    Indovac dikembangkan oleh PT Bio Farma yang bekerja sama dengan Baylor College of Medicine. Sementara itu Inavac dari Universitas Airlangga dengan PT Biotis Pharmaceutical Indonesia.

    Platform Vaksin

    Vaksin Indovac menggunakan platform rekombinan sub-unit, sedangkan Inavac dengan inactivated virus.

    Proses Pengembangan

    Saat ini kedua vaksin sedang dalam tahap uji klinis Fase III dengan diharapkan September bisa mendapatkan EUA. Penny sendiri mengatakan pada fase II, vaksin menunjukkan hasil yang bisa meningkatkan sistem imunitas pada penerimanya.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Cek Daftar Vaksin Covid-19 Halal, Direstui MUI dan Kemenag

    (npb/roy)


    High Technology Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.