Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»4 Alasan RI Tolak Rp1,5 Triliun dari Apple, Larang Phone 16 Dijual
    Insight News

    4 Alasan RI Tolak Rp1,5 Triliun dari Apple, Larang Phone 16 Dijual

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa29 November 2024Updated:29 November 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Kementerian Perindustrian mengungkapkan nasib proposal Apple untuk berinvestasi senilai US$100 juta (Rp 1,5 triliun). Proposal raksasa teknologi itu disebut belum masuk dalam asas berkeadilan.

    Investasi itu rencananya untuk membangun development center dan developer academy. Selain itu juga ada rencana membuat mesh (bantalan) produksi komponen Airpods Max pada 2025 sebagai bagian dari global value chain produk Apple.

    “Kami rapat tadi berdasarkan assessment ini didasari dengan pendekatan sangat teknokratis, hitung-hitungan lengkap. Terhadap usulan Apple yang mengusulkan investasi US$100 juta. Pertama angka tersebut belum meet memenuhi angka yang kita anggap berkeadilan,” kata Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang kepada awak media, Senin (25/11/2024).

    Agus menjelaskan ada empat alasan soal kriteria berkeadilan. Salah satunya soal investasi dari negara-negara di luar Indonesia.

    Sebagai informasi, Apple diketahui berinvestasi senilai US$15,84 miliar atau sekitar Rp 252 triliun di Vietnam dan India. Terdapat penciptaan lapangan kerja mencapai 200 ribu pekerjaan di negara tersebut.

    Asas lain yang disebutkan Agus adalah terkait investasi dari produsen HKT lain di Indonesia. Sebagai contoh, Samsung dan Xiaomi juga memberikan investasi ke Indonesia dengan nilai jauh lebih besar, yakni Rp 8 triliun dan Rp 5,5 triliun.

    Selain itu juga ada penciptaan nilai tambah dan pemasukan negara dari importasi. Terakhir terkait seberapa besar perusahaan yang berinvestasi di tanah air untuk menyerap tenaga kerja.

    “Ini prinsip berkeadilan yang sedang kami rumuskan,” ucapnya.

    Kementerian Perindustrian juga berencana mengajak Apple berdiskusi terkait proposal tersebut. Agus dalam kesempatan itu juga mengatakan pihaknya telah mengantongi angka yang masuk dalam asas berkeadilan, namun tidak membukanya kepada publik.

    (dem/dem)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Kemenperin Terima Surat Dari Apple, Ngebet Mau Jual iPhone 16





    Next Article



    Alasan iPhone 16 Dilarang Masuk RI, Apple Angkat Bicara



    Teknologi Informasi Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.