Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»3 Alasan Pembeli Apple Vision Pro Menyesal, Kompak Minta Duit Balik
    Insight News

    3 Alasan Pembeli Apple Vision Pro Menyesal, Kompak Minta Duit Balik

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa16 Februari 2024Updated:16 Februari 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Vision Pro Apple tidak bisa memuaskan sejumlah pelanggan. Beberapa dari mereka dilaporkan mengembalikan headset senilai US$3.500 atau Rp 54 jutaan.

    Meski banyak yang memuji perangkat tersebut, tak sedikit yang tidak puas. Tech Radar menuliskan beberapa alasan kenapa banyak pembeli akhirnya mengembalikan headset tersebut, dirangkum Jumat (16/2/2024):

    Akhir Masa Uji Coba

    Sejumlah pengguna media sosial menuliskan pengembalian Vision Pro karena kebijakan Apple. Pembeli memiliki waktu 14 hari untuk mengembalikan dan mendapatkan pengembalian dana penuh.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Kemungkinan orang yang membeli headset tidak merasa mendapatkan pengalaman yang cukup sempurna. Pada akhirnya memutuskan untuk mengembalikan perangkat tersebut.

    Kenyamanan

    Dengan modal yang besar, Anda perlu menggunakan Vision Pro sesering mungkin. Namun ini akan terhalang dengan ketidaknyamanan saat menggunakannya.

    Penggunaan headset VR berlangsung cukup lama karena untuk menunjang produktivitas atau menonton film selama berjam-jam. Namun penggunaan dalam waktu lama tidak diimbangi dengan kenyamanan yang harusnya didapatkan oleh pembeli.

    Tech Radar mencatat dalam pengujian awal bahwa perangkat tidak nyaman saat digunakan. Terutama saat menggunakan Solo Loop yang tidak mendukung penggunaan untuk seluruh kepala.

    Berat dan pusing juga jadi keluhan berikutnya dari para pengguna. Masalah ini sebenarnya juga dialami pada penggunaan headset VR milik perusahaan lain.

    Seperti Menggunakan iPad

    Headset canggih ini sayangnya tidak didukung dengan pengalaman imersif saat menggunakannya. Apple belum menghadirkan pengalaman terbaik khusus Vision Pro. 

    Tech Radar bahkan menyebutnya seperti menggunakan iPad. Karena dari 1.000 aplikasi, sebagian besarnya di-porting dari iPadOS.

    Ada beberapa aplikasi yang akhirnya dibuat khusus dan diperbaiki agar program bisa lebih interaktif saat digunakan pada headset. Namun banyak aplikasi akhirnya berakhir seperti menggunakan tablet. 




    High Technology Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.